• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Fakhruddin Sebut Samarinda Belum Siap Penerapan Barcode BBM Subsidi di Seluruh SPBU

Redaksi by Redaksi
Maret 18, 2024
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
Fakhruddin Sebut Samarinda Belum Siap Penerapan Barcode BBM Subsidi di Seluruh SPBU
Bagikan

Publiknews. Co, Samarinda – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meluncurkan pengisian solar bersubsidi menggunakan Quick Response Code (QR code) di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah dilakukan sejak 28 Maret 2023 lalu.

Hal tersebut dilakukan agar kendaraan ini sebagai upaya menjaga pasokan BBM subsidi agar tepat sasaran.

Sistem pencatatan nomor polisi atau nopol kendaraan di SPBU ini berfungsi untuk memastikan identitas kendaraan dan jumlah BBM subsidi yang dibeli sesuai dengan aturan yang berlaku serta tepat sasaran.

Namun bagi masyarakat yang sudah mendaftar program subsidi tepat dan memiliki Barcode/QR Code, pengendara cukup menunjukkan barcode tersebut kepada operator untuk dilakukan scan melalui alat EDC sebelum membeli BBM Subsidi.

Hal itu juga menjadi sorotan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fahruddin angkat bicara soal rencana Pertamina yang akan memberlakukan sistem barcode untuk pembelian BBM jenis Pertalite di seluruh SPBU Samarinda.

Menurut Fahruddin, saat ini baru dua SPBU di Samarinda yang menerapkan sistem barcode, yaitu SPBU di Jalan Slamet Riyadi dan Kesuma Bangsa.

“Kalau nanti diberlakukan di semua SPBU, banyak pengguna yang belum siap karena harus menggunakan aplikasi My Pertamina dan ada waktu tunggu selama 14 hari,” kata Fahruddin.

Politisi asal fraksi Golkar ini juga khawatir atas pemberlakuan sistem ini akan menimbulkan masalah bagi masyarakat yang belum siap atau tidak memiliki akses ke aplikasi My Pertamina.

“Tidak mungkin semua pengguna Pertalite mau beralih ke Pertamax,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan jika Komisi II DPRD Samarinda akan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk membahas lebih lanjut tentang kesiapan pemberlakuan sistem barcode ini.

“Kita ingin memastikan sistem ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat” pungkasnya.

(Adv)

Post Views: 351
Previous Post

Komisi III DPRD Samarinda, Samri Minta DLH Segera Lakukan Pemindahan TPA ke Sambutan

Next Post

IKN di Kaltim, Deni : Samarinda Harus Persiapkan SDM Dengan Serius

Redaksi

Redaksi

Next Post
IKN di Kaltim, Deni : Samarinda Harus Persiapkan SDM Dengan Serius

IKN di Kaltim, Deni : Samarinda Harus Persiapkan SDM Dengan Serius

Statistik Pengunjung

450743
Users Today : 110
Total Users : 418634
Views Today : 257
Total views : 1463199
Who's Online : 4
Your IP Address : 216.73.217.145
Server Time : 2026-05-03
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In