Publiknews.Co, Samarinda – Dalam upaya melestarikan kekayaan budaya lokal melalui olahraga tradisional, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengoptimalkan pengelolaan anggaran untuk mendukung berbagai program sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara perkembangan olahraga modern dan tradisional.
Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran di sektor olahraga terbagi menjadi dua kategori, yakni anggaran tetap yang dialokasikan rutin setiap tahun dan anggaran tidak tetap yang bersifat fleksibel.
“Anggaran tetap digunakan untuk mendukung program jangka panjang, sedangkan anggaran tidak tetap memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan kebutuhan situasional, seperti sosialisasi olahraga tradisional,” ujar Thomas, Kamis (21/11/2024).
Menurutnya, fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan manajemen dana yang bijak, Dispora Kaltim mampu mengarahkan sumber daya ke kegiatan prioritas tanpa risiko anggaran terbuang sia-sia.
“Program sosialisasi olahraga tradisional, misalnya, adalah kegiatan yang sangat fleksibel untuk anggaran. Bahkan jika kami harus menghadiri acara di luar daerah, dana tetap bisa digunakan secara efektif tanpa menyimpang dari tujuan program,” tambahnya.
Dispora Kaltim juga memperkuat kolaborasi dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), organisasi yang saat ini menaungi 94 induk olahraga, termasuk olahraga tradisional.
Melalui kemitraan ini, Dispora berupaya memperluas jangkauan sosialisasi dan memperkenalkan manfaat olahraga tradisional kepada masyarakat luas.
“KORMI telah berkembang dengan pesat, dan kami akan terus bekerja sama untuk mendukung program-program yang melibatkan masyarakat langsung, baik di tingkat lokal maupun nasional,” jelas Thomas.
Dengan pengelolaan anggaran yang terarah dan dukungan berbagai pihak, Dispora Kaltim optimis olahraga tradisional dapat terus berkembang di Kalimantan Timur.
Selain melestarikan budaya lokal, olahraga ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan dan kebugaran mereka.
Reporter: Retno | Editor: Ahmadi








Users Today : 235
Total Users : 406048
Views Today : 545
Total views : 1436620
Who's Online : 5