Foto: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Agus Hari Kesuma
Publiknews.Co, Samarinda — Provinsi Kalimantan Timur berupaya menjadikan industri olahraga sebagai sektor strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, mengungkapkan bahwa penguatan ekosistem olahraga menjadi prioritas utama untuk mendukung keberlanjutan sektor ini.
“Industri olahraga yang maju membutuhkan ekosistem yang mendukung para atlet untuk berkembang, baik secara fisik maupun mental,” ungkapnya, Minggu (24/11/2024).
Ia menambahkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya terbatas pada penyediaan fasilitas, tetapi juga mencakup pengelolaan dan pendampingan yang menyeluruh.
Agus menyoroti potensi besar industri olahraga untuk meningkatkan perekonomian, sebagaimana terlihat di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, China, dan Jepang.
Menurutnya, olahraga dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan sektor pariwisata, hingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara.
Sebagai landasan hukum, Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) menjadi pijakan penting bagi Kaltim untuk mempercepat pengembangan sektor olahraga. Agus optimis DBON akan membuka jalan bagi Kaltim untuk mencetak atlet berprestasi di tingkat internasional.
“Kami yakin, dengan pendekatan yang tepat, Kaltim bisa menjadi lumbung atlet nasional,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, ia mengusulkan agar waktu latihan atlet diperbesar hingga 70 persen dari total kegiatan mereka, sementara waktu belajar dikurangi menjadi 30 persen. Agus meyakini kebijakan ini dapat membantu para atlet mencapai performa maksimal di arena olahraga.
Melalui langkah-langkah ini, Dispora Kaltim berharap industri olahraga tidak hanya menjadi sarana prestasi, tetapi juga pilar ekonomi baru di Benua Etam.
Reporter: Retno | Editor: Ahmadi







Users Today : 144
Total Users : 405957
Views Today : 338
Total views : 1436413
Who's Online : 8