Publiknews.co Samarinda – Anggaran yang dialokasikan untuk sektor pariwisata di Kota Samarinda menjadi sorotan serius oleh DPRD Kota Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai bahwa dana sebesar Rp4 miliar yang saat ini disediakan untuk sektor pariwisata sangat tidak memadai untuk mendorong perkembangan signifikan dalam bidang tersebut.
“Saat ini, anggaran untuk pariwisata hanya sebesar Rp4 miliar, sementara sektor olahraga mendapat alokasi sekitar Rp60 miliar. Apabila pemerintah serius untuk mengembangkan pariwisata, maka alokasi dana tersebut harus diperbesar agar dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian,” ungkap Viktor pada Sabtu (15/3/2025).
Viktor menambahkan bahwa dana yang tersedia saat ini hanya cukup untuk program pembinaan, seperti pelatihan, namun tidak memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pengembangan infrastruktur dan daya tarik wisata yang ada.
Ia juga menekankan agar Pemerintah Kota Samarinda lebih fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya membangun perekonomian yang berkelanjutan.
Selain itu, Viktor mengusulkan agar Dinas Pariwisata dipisahkan dari sektor lain, agar dapat bekerja lebih optimal.
Saat ini, Dinas Pariwisata masih tergabung dengan bidang lain, yang dianggap kurang efektif dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di daerah ini.
“Kami akan membahas hal ini dengan Wali Kota. Sebaiknya Dinas Pariwisata memiliki kantor tersendiri dengan kepala dinas yang memiliki fokus penuh, sebagaimana pada masa sebelumnya. Dengan cara ini, program dan pengembangan sektor ini bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Selain masalah anggaran, DPRD Samarinda juga tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Desa Wisata.
Panitia Khusus (Pansus) yang menangani Ranperda tersebut telah bekerja selama enam bulan, namun proses sosialisasi aturan ini masih tertunda karena menunggu finalisasi anggaran.
Viktor menegaskan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap pengembangan destinasi wisata di Samarinda, baik dari pemerintah, DPRD, maupun pelaku industri pariwisata.
“Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya harus lebih serius dalam membangun sektor pariwisata. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan anggaran yang memadai, sektor ini dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Penulis Ainun Editor Redaksi PN






Users Today : 315
Total Users : 507440
Views Today : 514
Total views : 1613624
Who's Online : 2