Publiknews.co Samarinda – Mewujudkan generasi unggul di Kalimantan Timur tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur dan kurikulum semata.
Dibutuhkan pendekatan pendidikan yang holistik serta sinergi antara berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan sistem pendidikan yang benar-benar inklusif dan berdampak.
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin, menilai bahwa kualitas pendidikan saat ini harus dipahami lebih luas dari sekadar nilai akademik.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan sejati terletak pada kemampuan mencetak generasi yang berkarakter, tangguh secara mental, dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman.
“Pendidikan adalah pondasi kehidupan. Jika fondasi ini rapuh, maka sulit bagi anak-anak kita untuk bersaing di masa depan,”ujarnya.
Fuad menyoroti bahwa peran sekolah, meski penting, tidak bisa berdiri sendiri.
Kontribusi keluarga, terutama dalam pembentukan moral dan etika sejak usia dini, dinilai sebagai elemen kunci yang tidak boleh diabaikan.
“Ketahanan karakter anak dibentuk dari rumah. Keterlibatan orang tua secara emosional bahkan lebih penting dibanding dukungan materi,”tambahnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa ruang-ruang sosial di luar sekolah harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan.
Lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan anak akan menjadi penopang utama dalam memperkuat nilai-nilai yang ditanamkan di bangku pendidikan.
“Tanpa dukungan sosial yang sehat, nilai-nilai yang diajarkan sekolah bisa dengan mudah luntur oleh pengaruh luar,”jelasnya.
Di sisi lain, Fuad juga menyoroti ketimpangan akses pendidikan yang masih menjadi tantangan di Kaltim, terutama di kawasan pedalaman dan perbatasan.
Ia menegaskan perlunya langkah konkret dari pemerintah dalam menjamin bahwa setiap anak, di mana pun berada, memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak.
“Pemerataan fasilitas pendidikan bukan pilihan, tapi keharusan. Anak-anak di pelosok berhak mendapat kesempatan yang sama untuk maju,”tegasnya.
Fuad optimis, jika semua pihak—baik pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha—bekerja bersama, maka Kaltim mampu melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan siap menghadapi tantangan global.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN






Users Today : 112
Total Users : 488136
Views Today : 147
Total views : 1577736
Who's Online : 5