Foto : Bupati dan Wabub Kukar, Aulia Rendi didampingi Sekda Kukar, Sunggono dan Kadis PU, Wiyono saat Mengecek Progres Pasar Tangga Arung.
PUBLIKNEWS.CO, KUKAR – Revitalisasi kawasan Pasar Tangga Arung di Tenggarong kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan pengerjaan proyek pasar modern tersebut akan selesai dan mulai difungsikan pada 2025.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekda Sunggono, dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) turun langsung meninjau progres pembangunan.
Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah kabupaten dalam memacu penyelesaian proyek prioritas yang telah dibangun pada periode Bupati Sebelumnya.
“Kami ke sini untuk memastikan progres pasar berjalan baik, sekaligus melihat opsi lokasi bioskop. Bisa jadi di sini, atau mungkin di Gedung Ekraf. Semoga semua berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujar Aulia saat meninjau lokasi bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekda Kukar Sunggono, serta sejumlah kepala Dinas.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa progres pembangunan sudah mencapai 80 persen. Saat ini, tim konstruksi tengah merampungkan area lanskap, parkir, dan jembatan penghubung antara blok A dan B.
Pasar tersebut dirancang untuk menampung 703 kios dan ditujukan khusus bagi pelaku usaha lokal. Dengan daya tampung sebesar itu, pasar ini diproyeksikan menjadi pusat perdagangan rakyat terbesar di Kukar.
Wiyono menyampaikan, masyarakat yang berminat menyewa kios bisa mulai mencari informasi dari sekarang. Menurutnya, tahap perencanaan untuk pendistribusian kios akan segera dibuka menyusul progres pembangunan yang hampir rampung.
Selain fasilitas utama, Dinas PU juga menambahkan elemen penunjang seperti ruang terbuka hijau dan taman bermain anak. Konsep ini diharapkan menciptakan suasana belanja yang lebih nyaman, ramah keluarga, dan multifungsi.
“Ruang bermain ini supaya ibu-ibu bisa belanja dengan tenang, sementara anak-anak tetap punya ruang aktivitas,” jelas Wiyono.
Pembangunan Pasar Tangga Arung dikerjakan secara bertahap dengan anggaran multi-tahun. Untuk tahap ketiga, alokasi dana yang digelontorkan mencapai Rp400 miliar. Dana ini mencakup konstruksi fisik, fasilitas umum, hingga infrastruktur penunjang lainnya.
Rencana pelebaran jalan di sekitar pasar juga tengah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan. Pekerjaan trotoar dan sistem drainase di Kampung Jawa menjadi bagian penting agar lingkungan sekitar tidak rawan banjir.
Sementara itu, pengaturan lalu lintas di sekitar pasar masih dibahas bersama Dishub dan Polres Kukar. Opsi satu arah atau dua arah akan diputuskan berdasarkan kajian Andalalin agar tidak menimbulkan kemacetan baru.
“Yang penting, sebelum pasar ini benar-benar dibuka, semua infrastruktur pendukungnya harus sudah siap,” tutup Wiyono. (Adv)





Users Today : 457
Total Users : 434435
Views Today : 883
Total views : 1490331
Who's Online : 3