Foto: Sinergi gotong royong pemerintah desa, kecamatan dan Babinsa di Taman Makan Pahlawan Samboja.
Gotong Royong Bersihkan Taman Makam Pahlawan, Wujud Kepedulian Warga Samboja
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Suasana penuh semangat terlihat di Taman Makam Pahlawan Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, saat pemerintah kecamatan bersama berbagai elemen masyarakat menggelar kegiatan gotong royong.
Aksi ini melibatkan Pemerintah Kecamatan Samboja, Koramil, Polsek, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Merdeka, PMI, serta sejumlah warga dari berbagai latar belakang.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Ketua Panitia HUT RI ke-80 Kecamatan Samboja. Dalam apel tersebut, para peserta menerima arahan sekaligus suntikan motivasi untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Taman Makam Pahlawan.
Camat Samboja, Damsik, yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan bahwa tujuan utama gotong royong ini adalah membersihkan area makam, merapikan tanaman, serta memperindah lingkungan sekitar.
“Kami ingin Taman Makam Pahlawan ini tetap layak menjadi tempat mengenang perjuangan para pahlawan,” ujarnya. Kamis (14/8/2025).
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemotongan rumput liar, pengecatan pagar, hingga penataan bunga di sekitar makam.
Setiap peserta tampak antusias bekerja sama, tanpa membedakan peran, demi menciptakan suasana yang rapi dan indah di area bersejarah tersebut.
Menurut Damsik, kehadiran berbagai unsur masyarakat menjadi bukti tingginya rasa kepedulian warga terhadap warisan sejarah.
“Kita melihat langsung bagaimana masyarakat, aparat, dan mahasiswa bekerja bersama. Ini menunjukkan bahwa rasa hormat kepada para pahlawan tidak pernah pudar,” tambahnya.
Selain membersihkan area makam, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antarwarga. Beberapa peserta mengaku senang bisa berkontribusi langsung menjaga kebersihan tempat yang memiliki nilai historis tinggi bagi bangsa.
Pihak kecamatan berencana menjadikan gotong royong di Taman Makam Pahlawan sebagai agenda rutin. Dengan demikian, taman ini akan selalu terawat, nyaman untuk dikunjungi, dan tetap menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang.
“Kita ingin generasi muda belajar dari sejarah. Dengan menjaga tempat ini, mereka akan mengerti betapa besar jasa para pahlawan,” tutup Damsik. (Adv/Nr)





Users Today : 522
Total Users : 523470
Views Today : 904
Total views : 1641635
Who's Online : 7