Publiknews.co Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan bahwa pendidikan harus berjalan selaras dengan ketersediaan lapangan kerja.
Menurutnya, inovasi yang dihasilkan para pelajar hanya akan bermakna apabila disertai dengan peluang kerja yang nyata.
Reza mengapresiasi karya-karya kreatif yang ditampilkan siswa, mulai dari pembuatan mobil listrik hingga program berbasis keterampilan.
“Saya melihat berbagai inovasi yang ditunjukkan, salah satunya mobil listrik. Hal ini mencerminkan adanya kemajuan yang patut diberikan penghargaan,” ungkapnya.
Ia menilai program pendidikan seperti dual track di SMA dan SMK merupakan langkah tepat karena membekali siswa dengan pengetahuan akademis sekaligus keterampilan praktis.
Namun demikian, tanpa dukungan sektor ketenagakerjaan, hasil pendidikan tersebut dikhawatirkan hanya berhenti di ruang kelas.
“Yang perlu dipikirkan bersama ialah bagaimana menyediakan kesempatan kerja yang memadai. Setiap tahun jumlah lulusan terus bertambah, sementara lapangan kerja masih sangat terbatas,” jelas Reza.
Politisi muda ini mendorong pemerintah untuk mengambil langkah lebih konkret dalam memperluas kesempatan kerja.
Upaya itu, menurutnya, bisa dilakukan melalui kebijakan investasi, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan industri lokal agar mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.
“Pemerintah perlu lebih fokus menyiapkan peluang kerja, baik bagi lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi,” tambahnya.
Reza menekankan bahwa sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor usaha harus berjalan beriringan.
“Dengan begitu, generasi muda Kaltim tidak hanya memiliki kemampuan akademis dan keterampilan, tetapi juga jaminan masa depan yang lebih baik di dunia kerja,” pungkasnya.
Penulis Nisnun Editor Redaksi







Users Today : 1245
Total Users : 405790
Views Today : 2091
Total views : 1435929
Who's Online : 7