Publiknews.co Samarinda – Tingginya angka perceraian di Kota Samarinda mendorong DPRD setempat mengambil langkah strategis melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.
Aturan ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menekan kasus perceraian sekaligus memperkuat fondasi rumah tangga masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menjelaskan bahwa persoalan ekonomi masih menjadi faktor dominan dalam pemicu perceraian.
Menurutnya, beban finansial sering kali menimbulkan konflik berkepanjangan hingga berujung pada perpisahan.
“Raperda ini akan mengatur tentang pentingnya pembekalan pranikah, sehingga calon pasangan memiliki kesiapan mental, wawasan, serta keterampilan dalam mengelola rumah tangga, termasuk dalam menghadapi persoalan ekonomi,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketahanan keluarga merupakan benteng utama untuk mencegah keretakan rumah tangga.
Dengan adanya regulasi yang jelas, pasangan diharapkan dapat memahami hak serta kewajiban masing-masing, sekaligus mampu mencari jalan keluar yang sehat tanpa harus mengambil keputusan bercerai.
Pembahasan Raperda ini juga melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA), Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan.
Selain itu, Kementerian Agama turut diminta memberikan masukan guna memperkuat pasal-pasal yang berkaitan dengan pembinaan keluarga dan pencegahan perceraian.
Lebih lanjut, Raperda ini tidak hanya berfokus pada perceraian, tetapi juga mencakup mekanisme penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta perlindungan anak.
Kedua isu tersebut kerap muncul bersamaan dengan retaknya hubungan suami istri, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan.
Rapat lanjutan untuk membahas materi pasal-pasal secara lebih mendalam dijadwalkan berlangsung pekan depan.
DPRD Samarinda berharap, dengan dukungan penuh dari semua pihak, regulasi ini dapat menghadirkan solusi nyata, tidak hanya dalam menekan angka perceraian, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Kota Tepian.
Penulis Nisnun Editor Redaksi







Users Today : 295
Total Users : 491901
Views Today : 690
Total views : 1585044
Who's Online : 4