Foto: Peninjauan Dinas PU bersama DPRD Kukar pada Pembangunan Proyek Pengganti jembatan Besi di Tenggarong
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Proyek pengganti Jembatan Besi di pusat Kota Tenggarong kini memasuki tahap penting dengan progres mencapai 51 persen.
Kehadiran jembatan baru tersebut menjadi harapan besar masyarakat karena keberadaannya sangat vital dalam mendukung aktivitas sehari-hari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa jembatan lama sudah tidak layak lagi untuk kendaraan bermotor, khususnya yang berbobot besar.
“Kondisinya kropos, sangat berisiko. Sementara ini hanya bisa dipakai pejalan kaki dan pesepeda,” ungkapnya.
Demi menjamin keselamatan pengguna jalan, Pemkab Kukar telah menyiapkan strategi lalu lintas agar arus kendaraan tetap terkendali. Begitu jembatan baru selesai, akses di jembatan lama akan ditutup total.
Proyek ini bukan sekadar penggantian infrastruktur lama, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan konektivitas yang lebih baik, perekonomian lokal diharapkan semakin bergairah.
Selain itu, pelebaran jalan di kawasan Jalan Kartanegara yang telah rampung memberi efek positif bagi warga. Suasana akhir pekan di area tersebut kini lebih kondusif, menjadi ruang interaksi baru yang ramai dikunjungi masyarakat.
Wiyono menegaskan bahwa target penyelesaian jembatan tetap sesuai kontrak, yakni akhir 2025.
“Desember ini sudah harus berakhir. Jadi tahun depan masyarakat bisa langsung menikmati manfaatnya,” katanya.
Bagi warga, jembatan bukan hanya sekadar sarana menyeberang, melainkan penghubung kehidupan sosial dan ekonomi. Karena itu, keberadaan jembatan baru akan menjadi tonggak penting dalam wajah baru Tenggarong.
Dengan rencana matang dan kerja sama lintas instansi, Pemkab Kukar optimistis proyek ini bisa selesai tepat waktu.
Harapannya, jembatan baru ini kelak menjadi simbol perkembangan kota, sekaligus bukti bahwa infrastruktur yang baik mampu menghadirkan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Semua sudah kita pertimbangkan, yang penting keselamatan masyarakat tetap nomor satu,” pungkasnya. (Adv/Nr)







Users Today : 308
Total Users : 491401
Views Today : 715
Total views : 1583956
Who's Online : 3