Foto: Kondisi saat ini Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin di Tenggarong
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Di tengah – tengah Kota Tenggarong, berdiri sebuah masjid tua yang sarat akan sejarah.
Namanya Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin, masjid peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara yang hingga kini masih aktif digunakan masyarakat untuk beribadah.
Tak hanya menjadi rumah ibadah, masjid yang berdiri sejak abad ke-19 ini juga menyimpan jejak panjang masuknya Islam ke tanah Kutai.
Dengan arsitektur tradisional bercampur nuansa Islam, bangunan megah di samping Kedaton Kutai itu kini sedang diusulkan menjadi cagar budaya tingkat nasional.
Pamong Budaya Ahli Muda Disdikbud Kukar, M. Saidar, mengatakan bahwa Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin menjadi prioritas utama karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang sangat tinggi.
“Usulannya sudah berjalan sampai tingkat nasional. Harapannya, dengan status itu, perlindungan dan perawatan masjid akan lebih kuat,” jelas Saidar, Sabtu (6/9/2025).
Pengakuan sebagai cagar budaya nasional tak sekadar soal status hukum. Dengan penetapan itu, dukungan pemerintah pusat untuk pemeliharaan juga akan lebih terbuka, sehingga keberadaan masjid berusia lebih dari satu abad ini tetap lestari.
Bagi masyarakat Tenggarong, Masjid Jami bukan sekadar tempat ibadah. Melainkan saksi bisu perjalanan sejarah, tempat dari berbagai peristiwa penting terjadi, sekaligus simbol perkembangan Islam di Kutai Kartanegara.
“Kami optimis, jika ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, masjid ini akan lebih terjaga dan menjadi kebanggaan bukan hanya Kukar, tapi juga Kalimantan Timur,” tutup Saidar. (Adv/Nr)








Users Today : 154
Total Users : 433020
Views Today : 207
Total views : 1487873
Who's Online : 2