• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Pendidikan Inklusi di Kukar Dorong Peran Orang Tua dan Masyarakat

Redaksi by Redaksi
Oktober 2, 2025
in Advetorial, Disdik Kukar, Kukar
0 0
0
Pendidikan Inklusi di Kukar Dorong Peran Orang Tua dan Masyarakat
Bagikan

Foto: Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar Emy Rosana Saleh (Nur/Publiknews)

Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Kesuksesan sekolah inklusi di Kutai Kartanegara tak cukup ditopang guru dan fasilitas saja.

Perlu ada peran besar orang tua dan masyarakat yang ikut menentukan anak berkebutuhan khusus bisa tumbuh percaya diri di sekolah.

Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menegaskan bahwa orang tua adalah mitra penting dalam mendampingi proses belajar. Ia mengajak agar komunikasi dengan guru semakin terbuka, sehingga kebutuhan anak bisa direspons dengan cara yang tepat.

“Ketika orang tua aktif berdiskusi dengan guru, strategi pembelajaran bisa disusun bersama sesuai kebutuhan anak. Itu membuat anak lebih nyaman di sekolah,” jelasnya. Kamis (2/10/2925).

Namun, dukungan tidak berhenti di rumah dan sekolah. Menurut Emy, lingkungan sekitar juga harus hadir dengan sikap menerima. Ia menyebut penerimaan masyarakat akan memberi ruang lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang.

“Sekolah inklusi tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan empati dan kesadaran kolektif dari masyarakat, mulai dari menghargai keberadaan mereka, tidak memberi stigma, hingga ikut terlibat dalam kegiatan sekolah,” terangnya.

Emy menekankan bahwa tujuan utama Disdikbud Kukar bukan hanya membangun sekolah inklusi, melainkan ekosistem pendidikan inklusif.

Artinya, semua pihak diajak berperan aktif dalam menciptakan ruang belajar yang ramah bagi semua anak.

Sebagai langkah nyata, Disdikbud Kukar menyiapkan program sosialisasi inklusi hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Harapannya, pemahaman masyarakat semakin merata, bukan hanya di kalangan pendidik.

“Kalau masyarakat paham, anak-anak berkebutuhan khusus tidak akan merasa berbeda. Mereka bisa tumbuh dengan lebih percaya diri,” pungkas Emy. (Adv/Nr)

Post Views: 150
Previous Post

SMP Negeri 6 Tenggarong Terima Program Revitalisasi Pendidikan Tahun 2025

Next Post

DP3A Kukar Gandeng BAZNAS, Perkuat Dukungan Pemulihan Korban Kekerasan

Redaksi

Redaksi

Next Post
DP3A Kukar Gandeng BAZNAS, Perkuat Dukungan Pemulihan Korban Kekerasan

DP3A Kukar Gandeng BAZNAS, Perkuat Dukungan Pemulihan Korban Kekerasan

Sosial Media

Statistik Pengunjung

499055
Users Today : 68
Total Users : 466946
Views Today : 281
Total views : 1543026
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.216.179
Server Time : 2026-07-16
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In