• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Kaltim Genjot Hilirisasi Kelapa Dalam untuk Tingkatkan PAD dan Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
November 30, 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM, Kaltim
0 0
0
Kaltim Genjot Hilirisasi Kelapa Dalam untuk Tingkatkan PAD dan Perkuat Ekonomi Berkelanjutan
Bagikan

Ket foto: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. (adpim)

Publiknews.co Samarinda, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan langkah strategis untuk memperluas sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui percepatan pengembangan industri hilirisasi kelapa dalam.

Kebijakan ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta mendukung upaya transisi Kaltim menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, tidak lagi terlalu bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam tak terbarukan.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kelapa dalam merupakan salah satu komoditas potensial yang dapat dikembangkan menjadi sektor ekonomi yang mandiri dan ramah lingkungan.

“Kami memandang perlu membuka ruang investasi seluas-luasnya untuk mendorong pertumbuhan industri hilirisasi kelapa dalam,” ujar Rudy Mas’ud, Minggu (30/11/2025).

Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa dalam terbesar di dunia, berkat kondisi iklim tropis yang sangat mendukung budidayanya.

Namun, pengolahan kelapa dalam di dalam negeri masih relatif terbatas.

Sebagian besar produk mentah justru diekspor ke negara lain seperti Thailand dan Vietnam untuk kemudian diolah menjadi produk bernilai tambah.

Rudy menekankan bahwa peluang pengembangan hilirisasi kelapa dalam sangat besar.

Ia mencontohkan bahwa satu pohon kelapa dalam mampu menghasilkan 50 hingga 80 buah per tahun, sementara pendapatan dari kopra per hektare dapat mencapai sekitar Rp35 juta per tahun.

Nilai tersebut diyakini dapat meningkat berkali-kali lipat jika produk yang dihasilkan merupakan turunan olahan hilir, bahkan dapat menyentuh nilai triliunan rupiah secara nasional.

Industri hilirisasi kelapa dalam diproyeksikan mampu menciptakan rantai nilai berkelanjutan melalui beragam produk turunan seperti minyak kelapa, santan kemasan, serta virgin coconut oil (VCO).

Selain itu, sabut kelapa juga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis tinggi seperti coco fiber dan coco peat yang diminati pasar global, terutama di sektor pangan sehat, kosmetik, dan bahan baku alami.

“Produk olahan kelapa memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional,” tegas Rudy.

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur meminta seluruh instansi terkait mempercepat proses perizinan serta meningkatkan promosi investasi.

Ia menilai, penyederhanaan birokrasi penting dilakukan agar tercipta iklim usaha yang lebih kondusif bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Jika suatu proses dapat dipermudah, maka jangan dipersulit. Kita harus bekerja cepat, tepat, dan penuh komitmen,” katanya.

Selain kemudahan regulasi, diperlukan pula strategi promosi investasi yang terpadu, termasuk penyediaan data komprehensif mengenai potensi kelapa dalam di Kaltim dan peluang kerja sama pada berbagai proyek strategis.

Penguatan sektor hilirisasi kelapa dalam dinilai tidak hanya akan meningkatkan PAD, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mengurangi ketergantungan daerah pada eksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Transformasi ini diharapkan menjadi langkah penting menuju ekonomi daerah yang lebih stabil, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus menempatkan Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.
(Adv/DprdKaltim/Ca).

Post Views: 53
Previous Post

Distribusi Seragam Sekolah Gratis di Kaltim Mulai Berjalan, Penyaluran ke Sekolah Menyusul

Next Post

Pemprov Kaltim Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, GratisPol Jadi Akselerator Akses dan Kesiapan Kerja

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pemprov Kaltim Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, GratisPol Jadi Akselerator Akses dan Kesiapan Kerja

Pemprov Kaltim Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, GratisPol Jadi Akselerator Akses dan Kesiapan Kerja

Statistik Pengunjung

439947
Users Today : 708
Total Users : 407838
Views Today : 936
Total views : 1439956
Who's Online : 11
Your IP Address : 216.73.216.40
Server Time : 2026-04-17
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In