Publiknews.co Samarinda – DPRD Kota Samarinda memberikan sejumlah masukan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar hasilnya benar-benar akurat dan dapat dimanfaatkan secara nyata dalam penyusunan kebijakan daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyatakan bahwa pihaknya mendukung upaya BPS dalam melakukan sosialisasi tahapan sensus, khususnya kepada pelaku usaha mikro hingga ke tingkat kelurahan.
Meski demikian, Novan menekankan bahwa data yang dihasilkan dari sensus tidak boleh berhenti sebagai laporan semata, melainkan harus menjadi dasar pertimbangan strategis bagi pemerintah maupun pelaku usaha.
“Data yang dihimpun melalui sensus ini harus mampu menjadi rujukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya pada Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan kegiatan pengumpulan data yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan serupa terakhir dilakukan pada 2016, dan akan kembali digelar pada tahun 2026.
Menurut Novan, keberadaan data tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga dapat digunakan oleh kalangan dunia usaha serta masyarakat luas untuk memahami perkembangan ekonomi di Samarinda dalam satu dekade terakhir.
“Informasi yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas, baik oleh pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, guna melihat dinamika pertumbuhan ekonomi daerah dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir,” jelasnya.(advdprdsamarinda)
Penulis Ayii Editor Redaksi






Users Today : 184
Total Users : 419215
Views Today : 428
Total views : 1464560
Who's Online : 2