Ket foto : Anggota Komisi III DPRD Samarinda yang juga tergabung dalam Pansus LKPJ, Abdul Rohim.
Publiknews.co Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota Samarinda memperkuat sektor pendidikan melalui perluasan program beasiswa serta penambahan jumlah sekolah menengah pertama (SMP). Usulan tersebut mengemuka dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah tahun 2026.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda yang juga tergabung dalam Pansus LKPJ, Abdul Rohim, menilai akses pendidikan perlu diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan pelajar yang memiliki prestasi akademik.
Ia menjelaskan, program bantuan pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada jenjang dasar maupun sarjana, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan lanjutan.
“Kami mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk memperluas cakupan program beasiswa, baik bagi masyarakat kurang mampu maupun siswa berprestasi, sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah,” ujar Rohim, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, dukungan pembiayaan pendidikan hingga tingkat magister dan doktoral penting dilakukan guna menciptakan generasi daerah yang memiliki kemampuan dan daya saing lebih baik di masa mendatang.
“Pemberian beasiswa untuk jenjang S2 dan S3 bagi putra-putri daerah perlu diperhatikan agar Samarinda memiliki sumber daya manusia yang unggul serta mampu bersaing secara lebih kompetitif,” katanya.
Selain soal beasiswa, DPRD juga menaruh perhatian terhadap keterbatasan kapasitas SMP di Kota Samarinda. Jumlah lulusan sekolah dasar setiap tahun dinilai belum seimbang dengan daya tampung sekolah lanjutan yang tersedia.
Rohim mengatakan kondisi tersebut kerap menimbulkan persoalan saat proses penerimaan peserta didik baru berlangsung, terutama di wilayah yang jumlah penduduk usia sekolahnya cukup tinggi.
“Selama ini masih banyak lulusan sekolah dasar yang mengalami kesulitan memperoleh sekolah lanjutan karena kapasitas SMP negeri di sejumlah kawasan masih terbatas,” tegasnya.
Ia meminta Pemerintah Kota Samarinda segera menyusun basis data pendidikan yang lebih terukur untuk mengetahui kebutuhan sekolah di setiap wilayah. Menurutnya, data tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan pembangunan fasilitas pendidikan baru.
DPRD Samarinda juga mendorong penambahan SMP di kawasan yang memiliki jumlah lulusan SD tinggi namun minim fasilitas pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi ketimpangan akses pendidikan dan memastikan seluruh pelajar mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.
Melalui rekomendasi tersebut, DPRD berharap seluruh lulusan SD di Samarinda dapat tertampung di jenjang berikutnya. Dewan juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemerataan layanan pendidikan agar lebih inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat.(advdprdsamarinda)
Penulis Ayii Editor Redaksi






Users Today : 1006
Total Users : 428527
Views Today : 1307
Total views : 1480586
Who's Online : 8