Foto: Agenda Disdikbud Kukar, Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi Sekolah Dasar.
PUBLIKNEWS.CO, KUKAR – Sebanyak 318 guru dari 159 sekolah dasar di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat pelatihan penguatan literasi dan numerasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Workshop berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Rabu (2/7/2025), dan dilaksanakan selama dua hari penuh.
Kegiatan ini digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar bersama PT. Nalla Rekayasa Teknologi (Ekselo), dengan menggandeng narasumber nasional, Raden Roro Khory Nuria, Kepala Sekolah Teladan dari Sleman, DIY.
Pelatihan difokuskan pada strategi pembelajaran yang menyenangkan dan aktif. Metode tersebut dinilai lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman dasar siswa, khususnya dalam membaca dan berhitung.
Para peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan alat peraga sebagai pendukung pembelajaran numerasi dan literasi. Alat bantu ini menjadi komponen penting agar siswa dapat belajar dengan lebih visual dan aplikatif.
Kepala Bidang Pendidikan SD, Ahmad Nurkhalis, menjelaskan bahwa tidak semua sekolah langsung mendapat bantuan alat peraga. Namun pihaknya berkomitmen memastikan distribusi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.
“Insya Allah alat bantu ini akan dibagikan merata ke seluruh sekolah. Prosesnya bertahap,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pengayaan teori, tetapi juga pelatihan teknis agar guru siap menghadapi tantangan belajar yang berbeda-beda di tiap sekolah.
Workshop ini juga sejalan dengan prinsip Merdeka Belajar yang menekankan kebebasan guru berinovasi dalam menyampaikan materi, tanpa meninggalkan capaian kompetensi yang telah ditetapkan.
Dengan keterampilan baru, guru diharapkan bisa menghadirkan suasana belajar yang menggugah rasa ingin tahu siswa dan meningkatkan interaksi positif di dalam kelas.
Disdikbud Kukar mendorong kegiatan serupa terus digelar sebagai upaya jangka panjang memperkuat mutu pendidikan dasar secara menyeluruh, termasuk di wilayah terpencil.
“Kalau kita ingin hasil pendidikan membaik, maka guru harus diberi ruang belajar terus-menerus,” tutup Nurkhalis. (Adv)






Users Today : 404
Total Users : 434382
Views Today : 735
Total views : 1490183
Who's Online : 3