Ket. Foto: Ist
Publiknews.Co, Samarinda — Mandau, senjata tradisional khas suku Dayak, memiliki simbolisme mendalam yang mencerminkan nilai-nilai kehormatan dan spiritualitas. Mandau bukan sekadar alat pertahanan, tetapi juga karya seni yang dibuat dengan ritual khusus. Proses pembuatannya melibatkan batu gunung mantikei, yang dipercaya memiliki energi alam, dan diukir secara halus dengan motif khas Dayak.
Hulu Mandau dihiasi ukiran burung tingang, lambang spiritual Dayak, dan seringkali dililit rambut sebagai simbol keberanian.
Selain fungsi praktisnya, Mandau memiliki makna sakral, digunakan dalam upacara adat dan sebagai simbol pelindungran Mandau di tengah masyarakat tidak hanya memperkuat identitas budaya Dayak, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya di Kalimantan Timur.
Pemerintah daerah, termasuk Dinas Pariwisata Kaltim, berkomitmen untuk melestarikan warisan ini melalui pameran budaya dan promosi internasional.
Penulis: Retno | Editor: Ahmadi






Users Today : 813
Total Users : 417347
Views Today : 1265
Total views : 1460182
Who's Online : 5