Ket. Foto: Ist
Publiknews.co Samarinda – Ritual Nujuh Bulan adalah salah satu tradisi adat yang sangat penting bagi suku Dayak di Kalimantan Timur.
Ritual ini dilaksanakan untuk merayakan perjalanan kehidupan seorang ibu hamil yang telah mencapai usia kehamilan tujuh bulan.
Tujuan utama dari upacara ini adalah untuk memohon keselamatan bagi ibu dan janin yang ada dalam kandungan, serta sebagai tanda rasa syukur atas anugerah kehidupan yang diberikan.
Ritual Nujuh Bulan dilaksanakan dengan prosesi yang kaya akan simbolisme dan memiliki banyak tahapan, yang melibatkan keluarga, tetangga, dan tokoh adat setempat.
Pada acara ini, ibu hamil biasanya diberi doa dan pemberian sesajen berupa makanan khas, yang dipercaya akan mendatangkan berkah dan perlindungan untuk sang ibu dan calon bayi.
Salah satu bagian penting dari upacara ini adalah penggunaan berbagai ornamen dan alat tradisional yang memiliki makna spiritual, seperti beras kunir dan kelapa muda.
Dinas Pariwisata Kalimantan Timur berperan penting dalam melestarikan dan memperkenalkan ritual ini kepada masyarakat luas.
Dalam berbagai acara dan festival budaya, Dinas Pariwisata turut mempromosikan upacara Nujuh Bulan sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dimiliki Kalimantan Timur.
Dengan memperkenalkan ritual ini kepada wisatawan, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya adat dapat terus terjaga, serta memberi nilai tambah bagi sektor pariwisata daerah.
Selain menjadi bentuk penghormatan dan doa kepada Tuhan, Ritual Nujuh Bulan juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antaranggota komunitas.
Masyarakat berkumpul bersama, memperlihatkan rasa solidaritas dan menjaga tradisi leluhur yang telah berlangsung sejak lama.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan langsung kebudayaan Kalimantan Timur, Ritual Nujuh Bulan menawarkan pengalaman budaya yang tak terlupakan dan mendalam.
Penulis Ainunnisa







Users Today : 708
Total Users : 406521
Views Today : 1766
Total views : 1437841
Who's Online : 13