Ket. Foto: Ist
Publiknews.Co, Samarinda — Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyimpan jejak sejarah yang kaya, salah satunya melalui Makam Raja Alam Sultan Alimuddin. Terletak di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, makam ini menjadi saksi perjalanan panjang Kerajaan Berau di abad ke-19. Sultan Alimuddin adalah Raja Berau ke-16 yang memerintah antara 1810 hingga 1848. Selain sebagai pemimpin, ia dikenal akan kharismanya dan perannya dalam menjaga stabilitas kerajaan.
Destinasi Wisata Religi dan Edukasi
Makam Raja Alam kini menjadi destinasi wisata religi sekaligus sejarah. Pengunjung dapat berziarah atau mempelajari kehidupan dan masa kepemimpinan Sultan Alimuddin. Area pemakaman ini bersih dan terawat, meski tidak terlalu luas. Di sekitar makam utama terdapat makam kerabat kerajaan serta makam Syekh Nur Jati, penasihat spiritual Sultan, yang menambah nilai historis tempat ini.
Fasilitas dan Akses
Terintegrasi dalam kawasan Desa Wisata Tulung Ni’ Lenggo, situs ini dilengkapi fasilitas seperti toilet umum. Desa wisata ini juga menawarkan pengalaman budaya lokal yang mendalam. Biaya masuk relatif terjangkau, menjadikannya destinasi menarik untuk berbagai kalangan wisatawan.
Promosi dari Dinas Pariwisata Kaltim
Dinas Pariwisata Kalimantan Timur turut berperan dalam mempromosikan makam ini sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya. Dengan meningkatkan kunjungan wisatawan, situs ini tidak hanya mengangkat sejarah lokal tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Kunjungan ke Makam Raja Alam tidak hanya mengajak kita menyusuri masa lalu, tetapi juga merenungkan nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan Sultan Alimuddin. Tempat ini menjadi simbol penghormatan atas sejarah dan budaya Berau yang perlu terus dilestarikan.
Penulis: Retno | Editor: Ahmadi






Users Today : 464
Total Users : 441064
Views Today : 974
Total views : 1501000
Who's Online : 3