Ket. Foto: Ist
Publiknews.co Samarinda – Museum Siraja yang terletak di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, merupakan destinasi penting untuk mengenal lebih dalam sejarah daerah ini.
Diresmikan pada 17 Juni 2015 oleh Bupati Berau saat itu, Makmur HAPK, museum ini menjadi salah satu tempat menarik bagi para wisatawan dan peneliti yang ingin mempelajari jejak sejarah Berau.
Memasuki museum, pengunjung akan disuguhkan berbagai koleksi antik yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Di antaranya adalah pedang samurai, uang logam kuno, patung Yunani kuno, serta foto-foto bersejarah yang menggambarkan aktivitas pertambangan di Teluk Bayur pada tahun 1957.
Museum ini juga menyimpan berbagai benda bersejarah lainnya yang memberikan gambaran tentang kejayaan masa lalu wilayah ini.
Museum Siraja berawal dari sebuah rumah pribadi yang kemudian disulap menjadi museum oleh pemiliknya, seorang keturunan Sultan Muhammad Amiruddin.
Hal ini membuat museum ini memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang tertarik dengan warisan budaya dan sejarah lokal.
Sebagai museum ketiga di Berau setelah Museum Keraton Sambaliung dan Keraton Gunung Tabur, Museum Siraja tidak hanya menawarkan koleksi bersejarah tetapi juga merupakan simbol dari upaya pelestarian budaya yang kaya di Kalimantan Timur.
Tempat ini semakin populer di kalangan wisatawan, khususnya pelajar yang datang untuk mengenal lebih dalam sejarah dan budaya daerah ini.
Penulis Retno








Users Today : 399
Total Users : 431020
Views Today : 546
Total views : 1484418
Who's Online : 5