Publiknews.co Samarinda — Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan generasi muda dalam menghadapi percepatan pembangunan yang dipicu oleh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.
Menurut Deni, lonjakan pembangunan di daerah penyangga seperti Samarinda tidak cukup hanya ditopang oleh kesiapan infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara terencana.
“Kesiapan infrastruktur saja tidak cukup. Pembangunan harus dibarengi dengan penguatan kapasitas SDM lokal. Kita tidak ingin masyarakat Samarinda hanya menjadi penonton saat pembangunan besar-besaran ini berlangsung,” ujar Deni, Selasa, (15/7/2025).
Ia menambahkan, pengembangan kota ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan atau drainase, tetapi juga pada penataan ruang kota yang lebih kompleks dan terintegrasi. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama yang berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat.
Dalam upaya mendorong kesiapan tersebut, Deni menyampaikan bahwa Komisi III DPRD akan terus mengawal setiap proses pembangunan agar mampu beradaptasi dengan dinamika pertumbuhan wilayah.
“Peran generasi muda sangat krusial. Mereka harus menjadi pelopor sekaligus motor penggerak dalam menghadirkan gagasan-gagasan baru, terutama di bidang infrastruktur,” jelasnya.
Lebih jauh, Deni melihat kehadiran IKN sebagai peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi harus melibatkan sektor swasta dan komunitas masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
“Komisi III terus mendorong terwujudnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok pemuda, agar arah pembangunan ke depan tidak semata berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh pengembangan kapasitas manusia,” tutupnya.
Penulis Nisnun Editor Redaksi






Users Today : 300
Total Users : 513506
Views Today : 386
Total views : 1625496
Who's Online : 9