Publiknews.co Samarinda – Insiden memprihatinkan menimpa seorang anak laki-laki berusia delapan tahun di Samarinda, yang diduga mengalami kekerasan dari ayah kandungnya sendiri.
Peristiwa ini mendapat sorotan serius dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronnie Pasie, yang turut menanggapi kasus tersebut, Kamis (24/7/2025).
Novan mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang secara langsung meninjau lokasi kejadian.
Ia menyampaikan bahwa proses penanganan hukum kini berada di bawah kewenangan aparat kepolisian.
“Kami mendorong peningkatan pengawasan berbasis komunitas, khususnya di tingkat RT, agar kasus serupa dapat dicegah sedini mungkin, baik di Samarinda maupun di wilayah lain,”ucap Novan kepada wartawan.
Diketahui, bocah tersebut melarikan diri dari rumah dengan cara melompat melalui jendela, sebelum akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi tangan terborgol.
Masyarakat sekitar segera melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat.
Saat ini, Polsek Sungai Pinang masih mendalami kasus tersebut.
Dugaan sementara, pelaku berinisial HE (41), yang tak lain adalah ayah kandung korban, mengaku melakukan pemborgolan sebagai bentuk kemarahan karena anaknya dianggap telah menjatuhkan sepeda motor milik tetangga.
Novan menilai bahwa kasus ini mencerminkan lemahnya komunikasi dalam keluarga, yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap anak.
Ia menekankan perlunya upaya pencegahan sejak dini dengan melibatkan struktur sosial terkecil di masyarakat.
“Kami akan membahas langkah-langkah strategis lanjutan bersama pihak terkait, termasuk di tingkat RT. Meningkatnya laporan kasus seperti ini bisa menjadi indikasi bahwa kesadaran masyarakat untuk melapor mulai tumbuh,” paparnya.
Lebih lanjut, Novan juga menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kekerasan terhadap anak. Ia menyebutkan bahwa belum semua warga memahami secara menyeluruh bentuk-bentuk kekerasan, sehingga edukasi menjadi langkah penting.
“Pendidikan kepada masyarakat harus diperkuat. Mereka perlu mengetahui apa saja yang tergolong sebagai kekerasan terhadap anak. Peran lingkungan sangat vital dalam menciptakan persepsi bahwa tindakan kekerasan bukanlah hal yang dapat dibenarkan dalam kondisi apapun,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Novan yang juga merupakan kader Partai Golkar ini berharap adanya kerja sama lintas sektor antara pemerintah, lembaga sosial, serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Penulis Nisnun Editor Redaksi








Users Today : 650
Total Users : 514681
Views Today : 884
Total views : 1627020
Who's Online : 4