Publiknews.co Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama, menyampaikan bahwa proyek terowongan pertama di Samarinda kini telah memasuki tahap akhir. Saat ini, pemerintah hanya tinggal menyelesaikan proses perizinan sebelum infrastruktur tersebut dapat difungsikan untuk masyarakat.
Menurut Romadhony, pekerjaan konstruksi pada proyek tersebut hampir sepenuhnya rampung. Karena itu, fokus pemerintah kini beralih pada penyelesaian seluruh persyaratan administratif dan teknis yang menjadi syarat operasional.
“Secara fisik pembangunan terowongan sudah hampir selesai. Sekarang tinggal proses perizinan yang sedang dilengkapi sebelum nantinya dibuka untuk umum,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Ia menilai keberadaan terowongan menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat Kota Samarinda.
Meski demikian, Romadhony mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak cukup hanya ditandai dengan selesainya pembangunan fisik. Menurutnya, investasi besar yang telah digelontorkan harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap terowongan ini bukan hanya menjadi ikon baru Kota Samarinda, tetapi benar-benar dapat memperlancar mobilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” katanya.
Ia menjelaskan DPRD terus memantau perkembangan proyek melalui koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dari hasil komunikasi tersebut diketahui bahwa tahapan yang masih berlangsung saat ini berkaitan dengan penyelesaian dokumen perizinan agar operasional nantinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Romadhony, pemerintah kota sedang berupaya memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun teknis sehingga tidak menimbulkan kendala ketika fasilitas mulai digunakan oleh masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan PUPR. Informasi terakhir yang kami terima, proses perizinan masih berjalan dan pemerintah sedang menyelesaikan seluruh persyaratan yang dibutuhkan,” jelasnya.
DPRD berharap tahapan tersebut dapat segera diselesaikan agar masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memanfaatkan infrastruktur yang telah lama dinantikan tersebut.
Apabila seluruh proses berjalan sesuai jadwal, Romadhony optimistis terowongan dapat mulai dioperasikan dalam waktu dekat.
“Kalau seluruh proses dapat diselesaikan sesuai target, kami berharap satu hingga dua bulan ke depan terowongan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutupnya.(adv/ayii








Users Today : 238
Total Users : 458074
Views Today : 703
Total views : 1529229
Who's Online : 1