• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Berbagai Sumber Dana untuk Renovasi Sekolah

Nisa by Nisa
Agustus 22, 2026
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
DPRD Samarinda Minta Perbaikan Sekolah 2027 Diprioritaskan Berdasarkan Kondisi
Bagikan

Publiknews.co, Samarinda – Pembenahan sarana pendidikan di Kota Samarinda dinilai tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Banyaknya sekolah yang membutuhkan rehabilitasi membuat pemerintah perlu mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan yang tersedia.

 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat maupun provinsi dapat menjadi alternatif untuk mempercepat penanganan fasilitas pendidikan. Skema tersebut penting digunakan mengingat kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan.

 

“Pada 2026 cukup banyak dukungan Dana Alokasi Khusus dari pemerintah pusat. Anggarannya mencapai miliaran rupiah untuk penanganan sekolah jenjang SD dan SMP, termasuk dukungan bagi TK dan PAUD,” ujar Sri Puji, Sabtu (22/8/2026).

 

Menurutnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dapat menjadi salah satu instrumen pembiayaan untuk rehabilitasi sekolah. Di sisi lain, kebutuhan yang memenuhi persyaratan juga dapat diajukan melalui APBD maupun Bantuan Keuangan (Bankeu) sesuai mekanisme yang berlaku.

 

Sri Puji menekankan, penentuan sumber pendanaan harus dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah. Pemerintah perlu memiliki data kondisi bangunan yang akurat sehingga usulan perbaikan dapat diarahkan kepada program pembiayaan yang sesuai.

 

“Dengan anggaran yang terbatas, tentu tidak semua kebutuhan bisa dikerjakan sekaligus. Sekolah yang kerusakannya paling berat dan membutuhkan penanganan segera harus ditempatkan sebagai prioritas,” katanya.

 

Ia menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan 2027. Jumlah sekolah yang membutuhkan rehabilitasi cukup banyak, sementara kemampuan keuangan daerah tidak memungkinkan seluruh usulan direalisasikan dalam satu tahun.

 

Karena itu, pemetaan kondisi sekolah menjadi tahapan penting sebelum pemerintah menentukan pola pembiayaan. Data mengenai tingkat kerusakan, kebutuhan ruang belajar serta fasilitas pendukung dapat menjadi dasar dalam menentukan sekolah yang harus didahulukan.

 

Sri Puji menyebut pemanfaatan beberapa sumber anggaran secara bersamaan dapat membantu memperluas cakupan perbaikan sekolah. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga aktif mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi.

 

“Kalau setiap sumber pendanaan bisa dimanfaatkan sesuai ketentuannya, penanganan sekolah tentu bisa dilakukan lebih luas. Yang penting perencanaannya jelas dan usulannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

 

DPRD Samarinda mendorong koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terus diperkuat. Dengan koordinasi tersebut, peluang mendapatkan dukungan pembiayaan untuk sektor pendidikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

Menurut Sri Puji, strategi pembiayaan yang tepat akan membuat rehabilitasi sekolah dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengabaikan kebutuhan yang paling mendesak.

 

“Harapannya, melalui pemetaan yang baik dan pemanfaatan berbagai sumber anggaran, perbaikan fasilitas pendidikan bisa berjalan bertahap sesuai tingkat kebutuhan masing-masing sekolah,” pungkasnya.(adv)

Post Views: 3
Previous Post

Rehabilitasi SMPN 24 Samarinda Masih Berproses, DPRD Pantau Tahapan Pengadaan

Next Post

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Pengangkatan Diminta Sesuai Kebutuhan

Nisa

Nisa

Next Post
DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Pengangkatan Diminta Sesuai Kebutuhan

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Pengangkatan Diminta Sesuai Kebutuhan

Sosial Media

Statistik Pengunjung

519082
Users Today : 460
Total Users : 486973
Views Today : 831
Total views : 1575925
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.217.140
Server Time : 2026-08-27
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In