Publiknews.co Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vanandza, menyoroti persoalan ketersediaan lahan pemakaman di Kota Tepian yang dinilainya masih perlu perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ia mendorong agar Pemerintah Kota Samarinda dapat memastikan lahan pemakaman tersedia secara layak dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dikenakan biaya yang memberatkan.
Menurut Vanandza, penyediaan lahan pemakaman semestinya mencakup seluruh proses pemakaman, mulai dari penempatan hingga penggalian makam, agar tidak menjadi beban tambahan bagi warga.
“Harapan kami, lahan pemakaman yang disiapkan pemerintah bisa digunakan masyarakat secara cuma-cuma hingga proses pemakaman selesai. Fasilitas penunjangnya juga harus lengkap. Jangan sampai masyarakat hanya diberikan lahan, tapi harus menggali dan meratakan sendiri, bahkan akses jalan ke lokasi pun rusak,”ungkapnya pada Sabtu (21/6/2025).
Selain itu, ia turut menyinggung tingginya tarif pemakaman yang diberlakukan pihak swasta. Ia menilai biaya tersebut kerap tidak sebanding dengan kemampuan ekonomi sebagian masyarakat.
Oleh karena itu, Vanandza meminta Pemkot untuk turut memberi perhatian terhadap regulasi lahan pemakaman swasta, terutama dalam hal penetapan tarif.
“Wajar jika pihak swasta mencari keuntungan, tetapi hendaknya tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat. Jangan sampai warga yang kurang mampu kesulitan mendapatkan tempat peristirahatan terakhir yang layak bagi keluarganya,”tuturnya.
Saat ini, DPRD bersama Pemerintah Kota Samarinda tengah menyusun rancangan peraturan daerah (ranperda) terkait pengelolaan lahan pemakaman.
Vanandza berharap panitia khusus (pansus) yang dibentuk dapat menjalankan tugasnya secara optimal dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan ke depan.
“Kami ingin agar tempat pemakaman umum yang disiapkan benar-benar lengkap, baik dari segi lahan, fasilitas, maupun aksesibilitasnya,”tutupnya.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN







Users Today : 201
Total Users : 435475
Views Today : 242
Total views : 1492527
Who's Online : 5