Publiknews. Co, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD kota Samarinda, Anhar mengatakan bahwa anggaran yang diperoleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda sebesar Rp 1,7 triliun seharusnya bisa menjadi umpan balik yang baik bagi masyarakat.
“Proyak yang hampir menghabiskan separuh dari APBD Samarinda itu harusnya memberikan dampak positif terhadap masyarakat baik dari sisi sosial dan ekonominya,” ucapnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menyadari bahwa umpan balik tidak selalu dalam bentuk keuntungan materi.
Sebagai contoh, Ia menyebut proyek pembangunan drainase yang telah berhasil mengurangi dampak banjir, sehingga dapat meningkatkan akses ekonomi bagi daerah.
“Kita ingin ada terobosan baru, harusnya kita bisa melihat peluang dana pembangunan dari yang lain sehingga tidak terlalu menguras habis APBD,” tuturnya.
Dengan begitu, Ia berharap seluruh pembangunan yang telah dan sedang dalam tahap pengerjaan dapat berjalan dan sesuai dengan tujuan dari visi misi pemerintah kota dalam mensejahterakan warga kota Tepian.
“Seluruh proyek pemerintah itu sudah seharusnya berjalan dan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga kedepanya dapat memberikam manfaat dan dampak positif yang berkepanjangan dikemudia hari,” pungkasnya.
(Adv/rid/eka)






Users Today : 651
Total Users : 426176
Views Today : 1069
Total views : 1476963
Who's Online : 2