Foto: Kunjungan Tim Google ke SMPN 7 Muara Kaman.
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Pencapaian SMP Negeri 7 Muara Kaman sebagai Sekolah Rujukan Google (SRG) pertama di Indonesia tak lepas dari peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara.
Kepala sekolah, Rasian, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang terus diberikan, baik dari sisi pelatihan hingga penyediaan sarana penunjang.
Langkah besar itu diawali dengan pelatihan guru yang difasilitasi langsung oleh Disdikbud Kukar. Pelatihan Google Level 1 dan Level 2 menjadi bekal penting bagi tenaga pendidik dalam mengembangkan pembelajaran digital yang lebih inovatif.
“Alhamdulillah dari Dinas Pendidikan sangat mendukung dan men-support kami. Kami juga diberikan pelatihan untuk Google Level 1 dan Level 2, bahkan pelatihannya diadakan di hotel di Tenggarong,” ujar Rasian saat ditemui pada Selasa (5/8/2025).
Peningkatan kapasitas guru itu juga diiringi dengan bantuan perangkat teknologi yang menunjang kegiatan belajar berbasis digital. Disdikbud menyalurkan Chromebook dan papan tulis digital untuk digunakan dalam kelas.
Menurut Rasian, keberadaan fasilitas tersebut memperkuat implementasi pembelajaran berbasis teknologi yang menjadi keunggulan sekolahnya. Namun, ia mengungkapkan, masih ada persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian.
SMPN 7 Muara Kaman saat ini masih mengalami keterbatasan ruang belajar. Gedung yang tersedia digunakan secara multifungsi sebagai ruang kelas dan kantor guru. Ketiadaan ruang penyimpanan juga membuat peralatan penunjang pembelajaran tidak tertata maksimal.
“Gedung kami hanya satu, digunakan untuk ruang belajar sekaligus kantor. Banyak alat bantu sudah kami miliki, tapi tidak ada tempat penyimpanannya. Ini cukup menyulitkan,” jelasnya.
Beberapa fasilitas yang dibutuhkan meliputi ruang kelas tambahan, perpustakaan, laboratorium IPA, sarana olahraga, hingga tempat ibadah. Semuanya diperlukan untuk mendukung pembelajaran yang holistik.
Usulan untuk pemenuhan fasilitas tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Rasian menyadari bahwa realisasi bantuan bergantung pada anggaran dan skala prioritas yang ditetapkan pemerintah.
Meski demikian, ia tetap berharap pencapaian sekolah sebagai SRG bisa menjadi dasar pertimbangan dalam peningkatan infrastruktur sekolah ke depan. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga kualitas pembelajaran yang telah dibangun.
“Kami tetap berharap, dengan pencapaian sebagai sekolah rujukan Google, kebutuhan mendasar ini bisa menjadi perhatian agar pembelajaran di SMP 7 Muara Kaman makin optimal,” tutupnya. (Adv)






Users Today : 597
Total Users : 516319
Views Today : 1108
Total views : 1629530
Who's Online : 7