• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Deni Sebut Wilayah 3T di Samarinda Perlu Pemerataan Pendidika

Redaksi by Redaksi
Maret 18, 2024
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
Deni Sebut Wilayah 3T di Samarinda Perlu Pemerataan Pendidika
Bagikan

Publiknews. Co, Samarinda – Sektretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan pemerataan pendidikan di Kota Samarinda perlu memperhatikan semua aspek yang berhubungan langsung dengan dunia penididikan terkhusus di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Juga Terluar (3T).

“Pemerataan pendidikan itu bukan hanya terfokus pada bidang sarana dan prasarana saja, tapi dalam bidang tenaga pendidiknya juga, artinya guru-guru yg ada di wilayah 3 T di Kota Samarinda seperti di perbatasan Bantuas, Sungai Siring, dan Loakumbar juga mendapatkan pemerataan serta pembangunan di sektor pendidikan,” ujarnya

Kemudian, Ia menjelaskan jika pada wilayah-wilayah pinggiran juga perlu adanya tenaga pendidik yang memiliki kompetensi, dikarekan saat ini ada sekitar tujuh ribu tenaga pendidik yang ada di Samarinda, namun tidak adanya jarak interval antara tenaga pendidik di tengah kota maupun di wilayah 3 T di Kota Samarinda yang menjadi kendala saat ini

Politisi asal Fraksi Gerindra tersebut, juga menegaskan persoalan pemerataan pendidikan tersebut harus dimaksimalkan sehingga tidak perlu ada yang namanya sekolah unggulan.

“Pembangunan harus betul-betul merata dan tidak ada lagi perbedaan, serta secara otomatis akan menghilangkan yang namanya identitas sekolah unggulan, identitas sekolah unggulan itu harusnya tidak ada” tegasnya.

Deni pun berharap untuk semua siswa yang telah masuk dan mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Semua sekolah dimanapun itu seharusnya mendapatkan porsi pendidikan yang sama dan juga merata,” tutupnya.

(Adv)

Post Views: 309
Previous Post

Celni Apresiasi Upaya Pemerintah Dalam Mengurangi Kemacetan Lalu lintas dengan Menggunakan Angkutan Massal

Next Post

Safari Ramadan di Muara Jawa, Wabup Kukar Hadirkan Opik

Redaksi

Redaksi

Next Post
Safari Ramadan di Muara Jawa, Wabup Kukar Hadirkan Opik

Safari Ramadan di Muara Jawa, Wabup Kukar Hadirkan Opik

Statistik Pengunjung

450684
Users Today : 51
Total Users : 418575
Views Today : 116
Total views : 1463058
Who's Online : 4
Your IP Address : 216.73.217.145
Server Time : 2026-05-03
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In