Foto: Kegiatan Disdikbud Kukar bersama Seamoe Seamolec gelar pelatihan AI in The Classroom.
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Seamoe Seamolec menggelar Pelatihan AI in The Classroom selama 4 hari.
Dilaksanakan di Hotel Grand Fatma, Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa (12/8/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang disepakati dalam Lokakarya Perencanaan Program Pelatihan Kompetensi Digital Guru dan Tenaga Kependidikan pada 1 hingga 4 Juli 2025 lalu.
Dengan diikuti 30 pendidik mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga pendidikan nonformal juga turut berpartisipasi.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Seamoe Seamolec di Kukar.
“Ini adalah hal yang sangat positif bagi kita. Kesempatan seperti ini tidak semua kabupaten bisa mendapatkannya, sehingga kami menyambutnya dengan senang hati dan penuh semangat,” ujarnya.
Pujianto menjelaskan, topik pelatihan kali ini difokuskan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pembelajaran. Menurutnya, tren AI sedang berkembang pesat di Indonesia, khususnya di bidang teknologi informasi, dan penting untuk diintegrasikan ke dunia pendidikan.
“Guru-guru akan diajarkan cara memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran, termasuk pola dan bentuk penerapannya di kelas. Harapan kami, materi ini bisa terserap secara luas melalui para guru yang tergabung dalam komunitas pendidikan,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan akan terus mendorong kerja sama ini. Tahun depan, Disdikbud Kukar berencana membuat perjanjian resmi dengan Seamoe Seamolec menggunakan anggaran APBD, agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan kali ini murni dibiayai Seamoe Seamolec, dan kami sangat bersyukur atas kesempatan tersebut,” ucap Pujianto.
Selain menggelar pelatihan, Seamoe Seamolec juga mengunjungi dua sekolah rujukan Google di Kukar. Kunjungan ini, kata Pujianto, mendapat respons positif dari pihak Seamoe Seamolec terkait komitmen Kukar dalam pengembangan transformasi digital pendidikan.
“Peserta diharapkan menjadi penggerak untuk menyebarluaskan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan-rekan guru di Kukar,” harapnya.
Sementara itu, Perwakilan Seamoe Seamolec, Ari Susanti, menyampaikan bahwa lembaganya merupakan bagian dari Seamoe yang fokus pada pengembangan pendidikan dasar dan menengah, termasuk transformasi digital di Asia Tenggara.
“Lingkup kerja kami mencakup Asia Tenggara, sehingga kegiatan seperti ini menjadi awal untuk mengidentifikasi potensi daerah yang dapat kami dorong dan promosikan ke tingkat regional,” jelasnya.
Ari menekankan bahwa AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga guru harus memiliki pemahaman lebih mendalam dibanding siswanya.
“Guru harus menjadi pengendali penggunaan teknologi di sekolah agar AI dimanfaatkan sesuai kebutuhan pembelajaran dan tidak disalahgunakan,” katanya.
Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan perwakilan dari Indonesia yang bisa tampil di tingkat Asia Tenggara dalam hal pembelajaran digital.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas belajar dan membentuk kompetensi siswa yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Adv/Nr)







Users Today : 286
Total Users : 491892
Views Today : 648
Total views : 1585002
Who's Online : 3