Foto: Kepala Bidanv Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo (Nur/publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera melakukan persiapan untuk berpartisipasi dalam Anugerah Kebudayaan Nasional 2025 tahap kedua, yang dijadwalkan akan berlangsung pada Desember mendatang.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima informasi resmi mengenai pembukaan pendaftaran untuk tahap kedua setelah tahap pertama selesai dilaksanakan pada bulan Oktober lalu.
“Kami baru mendapat informasi bahwa saat ini sedang dibuka pendaftaran untuk Anugerah Kebudayaan Nasional tahap kedua. Untuk teknis maupun petunjuk pelaksanaannya, masih akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Kaltim-Tara,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Puji menjelaskan, informasi tersebut disampaikan oleh kapala Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim-Tara pada pertemuan forum diskusi kebudayaan yang dilakukan pada Seninin (27/10).
Lebih lanjut, pada tahap pertama telah digelar pada 23 Oktober 2025, beberapa kategori sudah diumumkan pemenangnya, antara lain Museum, Lembaga Asing, Pemerintah Daerah, Taman Budaya, dan Anjungan TMII.
Sementara untuk tahap kedua, kategori lain masih akan dibuka hingga 31 Oktober 2025, sebelum memasuki masa penilaian dan penganugerahan di bulan Desember.
“Kita akan menyesuaikan dengan jadwal dan kategori yang dibuka. Dari daerah, tentu kita akan berupaya mengajukan nominasi yang layak mewakili Kukar,” jelasnya.
Puji menambahkan, Kukar memiliki banyak potensi kebudayaan yang berpeluang besar untuk diajukan dalam ajang nasional tersebut, baik dari sisi pelestarian warisan budaya, kegiatan kreatif daerah, maupun dukungan kelembagaan terhadap pengembangan seni dan budaya lokal.
Ia menilai, keikutsertaan Kukar dalam ajang Anugerah Kebudayaan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah di tingkat nasional.
“Kukar punya warisan budaya yang kuat dan beragam. Kita juga ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kerja sama semua pihak, termasuk pelaku seni dan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Nr)







Users Today : 371
Total Users : 440971
Views Today : 589
Total views : 1500615
Who's Online : 2