Publiknews.co Samarinda – Wacana pengambilalihan kewenangan atas pengelolaan Sungai Mahakam oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menguat.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyuarakan pentingnya kedaulatan daerah dalam mengelola sumber daya air strategis yang selama ini berada di bawah kendali pemerintah pusat.
Firnadi menilai, selama dikelola pusat, potensi Sungai Mahakam belum dimanfaatkan secara maksimal, baik dari sisi pendapatan daerah maupun pengawasan operasional.
Ia menegaskan, daerah memiliki kapasitas yang cukup untuk mengambil alih tanggung jawab tersebut, asalkan didukung regulasi yang jelas dan dukungan politik yang kuat.
“Sudah saatnya kewenangan itu dikembalikan ke daerah. Banyak potensi Mahakam yang selama ini tidak tergarap dengan optimal karena terlalu sentralistis. Padahal, kita punya sumber daya manusia dan kelembagaan yang mumpuni,” ujar Firnadi.
Ia menjelaskan bahwa DPRD melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tengah menyusun dasar hukum yang akan memperkuat posisi Kaltim dalam negosiasi alih kelola.
Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Alur Sungai menjadi salah satu instrumen penting dalam proses tersebut.
“Kami ingin Perda ini menjadi pijakan hukum yang sah, sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mengambil alih hak kelola. Jika diperlukan, pembagian pendapatan dengan pusat juga bisa dibahas, sepanjang prinsip keadilan fiskal dan keberlanjutan lingkungan ditegakkan,” tegas politisi Fraksi PKS ini.
Menurut Firnadi, Sungai Mahakam bukan sekadar jalur transportasi, tetapi juga urat nadi ekonomi dan sosial masyarakat Kaltim.
Karena itu, keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam pengelolaannya akan memberi dampak signifikan terhadap penguatan PAD dan efisiensi pengawasan lingkungan.
“Komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan. Baik secara informal maupun lewat jalur resmi. Kami percaya, jika argumentasi dan persiapan kita matang, pusat akan membuka ruang negosiasi,” tutupnya dengan optimistis.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN






Users Today : 307
Total Users : 518464
Views Today : 406
Total views : 1633255
Who's Online : 2