Publiknews.co Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Reza Pahlevi, menyoroti dampak pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) Batubara yang akan diterima provinsi.
Menurutnya, meskipun Kaltim termasuk daerah penghasil batubara terbesar, pemotongan ini tetap akan berdampak signifikan bagi pembangunan daerah.
“Ini perlu koordinasi atau diplomasi khusus dengan pemerintah pusat agar potongan untuk Kaltim tidak terlalu besar. Kita sebagai daerah penghasil tentu berharap ada kebijakan khusus yang mempertimbangkan kontribusi kita,” ujar Reza.
Ia menambahkan, inovasi pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang baik dengan pusat menjadi langkah penting agar kepentingan Kaltim tetap diperhatikan.
DPRD, kata Reza, telah menyampaikan aspirasi ini kepada dinas terkait untuk memastikan kegiatan strategis tetap berjalan.
“Kami semua tentu memiliki kepentingan untuk daerah ini. Ke depan, anggota DPR juga memiliki jaringan dan akses di pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung Kaltim,” jelasnya.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak pemangkasan DBH Batubara, sehingga pembangunan di Kaltim, khususnya di sektor infrastruktur dan pembangunan daerah, tetap berjalan sesuai rencana.
Penulis Nisnun Editor Redaksi







Users Today : 411
Total Users : 492017
Views Today : 927
Total views : 1585281
Who's Online : 14