KET foto,Anggota Komisi 11 DPRD Samarinda Joha Fajal
Publiknews.co Samarinda – DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada pengembangan destinasi wisata baru, tetapi juga memberikan perhatian terhadap objek wisata yang telah lama ada. Sejumlah destinasi yang sebelumnya menjadi tujuan masyarakat dinilai mulai mengalami penurunan daya tarik akibat kurangnya pembenahan dan pemeliharaan.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, menyebut beberapa lokasi seperti Kebun Raya Samarinda dan Air Terjun Tanah Merah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan kembali. Menurutnya, aset wisata tersebut dapat kembali menarik minat pengunjung apabila dilakukan revitalisasi secara menyeluruh.
Ia menjelaskan bahwa pembaruan kawasan wisata perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas fasilitas, penataan lingkungan, hingga perbaikan akses menuju lokasi agar memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Destinasi wisata yang telah lama ada tetap memiliki nilai strategis. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi yang menyeluruh agar kawasan tersebut kembali menarik minat masyarakat dan mampu memberikan manfaat ekonomi,” ujar Joha, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh hadirnya destinasi baru. Perawatan secara berkelanjutan serta inovasi dalam pengelolaan juga menjadi faktor penting agar objek wisata tetap relevan dengan perkembangan tren dan kebutuhan pengunjung.
Joha menilai, ketika sebuah destinasi kembali ramai dikunjungi, dampak positifnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kawasan wisata, terutama pelaku usaha mikro dan sektor informal yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata.
“Apabila kawasan wisata kembali berkembang, masyarakat di sekitarnya akan memperoleh manfaat melalui meningkatnya peluang usaha dan terbukanya lapangan pekerjaan baru,” tegasnya.
Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) apabila pengembangannya dilakukan secara berkesinambungan dan didukung dengan perencanaan jangka panjang.
“Pengembangan destinasi baru yang diimbangi dengan revitalisasi objek wisata yang sudah ada akan menciptakan sektor pariwisata yang lebih seimbang, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kota Samarinda,” pungkasnya.(adv/ayi)







Users Today : 305
Total Users : 457766
Views Today : 707
Total views : 1528284
Who's Online : 1