Ket Foto: Anggota DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto.
Publiknews.co Samarinda — Upaya memperkuat konektivitas antardaerah di Kalimantan Timur dinilai perlu terus didukung melalui pengembangan infrastruktur transportasi strategis. Salah satu proyek yang dianggap memiliki peran penting adalah kelanjutan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Samarinda dengan Bontang dan Tenggarong.
Anggota DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, mengatakan keberadaan jaringan jalan bebas hambatan akan memberikan manfaat besar bagi pergerakan masyarakat maupun distribusi barang antarwilayah. Infrastruktur tersebut juga dipandang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dilintasi.
Menurutnya, posisi Samarinda yang kini menjadi salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat kebutuhan akan akses transportasi yang cepat dan efisien semakin mendesak.
“Pembangunan jalan tol menuju Bontang maupun Tenggarong merupakan kebutuhan jangka panjang yang harus terus diperjuangkan karena berkaitan dengan konektivitas dan pengembangan wilayah,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).
Achmad menjelaskan, dukungan terhadap proyek tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan yang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Samarinda Tahun 2023–2042. Dalam dokumen tersebut, pengembangan jaringan transportasi strategis menjadi salah satu prioritas untuk menunjang pertumbuhan daerah.
Ia menilai pembangunan infrastruktur skala besar memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Tanpa koordinasi yang baik, proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek akan sulit berjalan optimal.
“Sinergi semua pihak menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Achmad mencontohkan keberadaan Tol Samarinda-Balikpapan yang selama ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi perjalanan dan distribusi logistik. Kehadiran ruas tol tersebut dinilai berhasil mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kedua daerah.
Pengalaman tersebut, menurutnya, dapat menjadi gambaran manfaat yang akan diperoleh apabila jaringan jalan tol diperluas menuju wilayah lain di Kalimantan Timur.
Selain memangkas waktu tempuh, pembangunan jalan tol diyakini dapat membuka akses investasi baru, memperkuat rantai distribusi barang, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi di kawasan sekitar.
“Semakin baik konektivitas antarwilayah, maka semakin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi yang bisa tercipta,” tegasnya.
Achmad menambahkan, rencana pembangunan Tol Samarinda-Bontang sebenarnya telah lama menjadi bagian dari pembahasan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur. Karena itu, ia berharap usulan tersebut dapat terus mendapat perhatian pemerintah agar masuk dalam prioritas pembangunan pada masa mendatang.
Menurutnya, keberadaan jaringan transportasi yang terintegrasi akan menjadi modal penting dalam mendukung perkembangan Kalimantan Timur, terutama di tengah percepatan pembangunan IKN dan meningkatnya aktivitas ekonomi regional.
(adv/dprdsamarinda)






Users Today : 560
Total Users : 512211
Views Today : 1149
Total views : 1621390
Who's Online : 3