Foto: Maestro seni bertutur/Tarsul, Saiful (Atas) Seni tari topeng penembe (bawah) (tangkap layar/publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara terus memperkuat peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya daerah.
Dua kesenian khas Kutai, Tari Topeng Penembe dan Tradisi Tarsul, kini menjadi target utama dalam pembinaan agar tetap lestari dan dikenal secara luas.
Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar, menjelaskan bahwa penetapan Tari Topeng Penembe sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali seni tradisional tersebut.
“Setelah penetapan, tanggung jawab kita adalah memastikan kesenian ini tetap diajarkan dan dipentaskan oleh masyarakat,” ujar Saidar di kantor Disdikbud pada Kamis (16/10/2025).
Ia mengatakan, Disdikbud Kukar telah menyiapkan berbagai langkah pendukung, seperti pembinaan kelompok seni, penyelenggaraan pertunjukan, dan kerja sama dengan sekolah agar anak-anak mengenal Tari Topeng Penembe sejak dini.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menghidupkan kembali Tradisi bertutur atau biasa akrabnya disebut dengan istilah Tarsul.
Seni tutur khas Kutai yang sarat dengan pesan moral dan nilai adat. Tradisi ini kini mulai diajarkan di sekolah dan ditampilkan dalam berbagai kegiatan budaya.
“Banyak siswa sudah bisa membawakan Tarsul dengan baik. Mereka belajar dari para pelaku seni yang selama ini aktif membina generasi muda,” kata Saidar.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap pelestari budaya, yakni tokoh seni Kukar yakni Saiful diusulkan menjadi Maestro Tarsul tingkat nasional berkat kiprahnya mengajarkan tradisi ini kepada anak-anak muda di Kukar.
Menurut Saidar, pelestarian dua kesenian ini bukan hanya untuk menjaga tradisi, tapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Kutai di tengah modernisasi.
“Kalau anak-anak tumbuh dengan mengenal seni dan budaya daerahnya, mereka akan lebih bangga menjadi bagian dari Kutai,” tutupnya. (Adv/Nr)







Users Today : 160
Total Users : 405973
Views Today : 376
Total views : 1436451
Who's Online : 8