Publiknews.Co, Samarinda – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2023 mencapai angka 78,20, menempatkannya sebagai provinsi dengan IPM tertinggi ketiga di Indonesia, jauh di atas rata-rata nasional 74,39. Namun, di balik capaian ini, masih terdapat kesenjangan yang cukup mencolok di beberapa daerah.
Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketertinggalan kabupaten seperti Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu, yang pencapaian IPM-nya masih di bawah rata-rata nasional.
Ia menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengatasi ketimpangan ini.
“Capaian Samarinda, Balikpapan, dan Bontang yang melampaui rata-rata nasional tentu membanggakan. Tetapi, perhatian terhadap daerah tertinggal harus menjadi prioritas agar pembangunan di Kaltim bisa dirasakan secara merata,” ujar Andi belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa IPM mencakup aspek penting seperti harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup layak. Meskipun harapan hidup masyarakat Kaltim sudah mencapai angka 74 tahun, sektor pendidikan di daerah dengan akses terbatas masih menjadi tantangan yang signifikan.
“Kita harus fokus meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di wilayah tertinggal. Jika tidak, bonus demografi yang kita miliki akan terbuang percuma, dan visi Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai,” tambahnya.
Ia juga menyerukan pentingnya strategi pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemerataan.
Menurut Andi, penguatan infrastruktur dasar dan akses pendidikan di daerah pelosok menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang lebih inklusif.
“Jangan hanya fokus pada kota-kota besar. Daerah-daerah yang jauh dari pusat kota juga harus mendapat perhatian. Jika tidak, ketimpangan akan semakin melebar dan menciptakan masalah baru,” jelasnya.
Andi berharap Pemerintah Provinsi Kaltim dapat lebih agresif dalam menjalankan program-program yang berorientasi pada pemerataan, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur.
Dengan demikian, Kaltim tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai provinsi unggulan, tetapi juga memastikan setiap warganya memiliki peluang yang sama untuk berkembang
Reporter: Retno | Editor: Ahmadi







Users Today : 284
Total Users : 429231
Views Today : 437
Total views : 1481753
Who's Online : 4