Publiknews.co Samarinda – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2030, Dr. Aulia Rahman dan Haji Rendi Solihin, membawa semangat baru bagi masyarakat daerah tersebut.
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun, berharap kepemimpinan baru ini mampu melahirkan arah pembangunan yang lebih progresif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menilai, momen pergantian kepemimpinan merupakan peluang untuk melakukan percepatan pembangunan yang lebih menyentuh kebutuhan warga, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan.
“Pergantian kepala daerah ini harus dimaknai sebagai awal baru untuk melakukan lompatan pembangunan. Harapan kita, Kukar bisa semakin maju di bawah kepemimpinan yang baru,”ujar Samsun, Kamis (26/6/2025).
Samsun memberikan apresiasi terhadap beberapa capaian pemerintahan sebelumnya, khususnya dalam sektor pertanian.
Ia menyebutkan bahwa program swasembada jagung yang telah berhasil diimplementasikan di sejumlah kecamatan merupakan contoh nyata yang perlu dilanjutkan dan diperluas.
“Pemerintah sebelumnya sudah memulai dengan baik, seperti keberhasilan swasembada jagung. Hal itu tentu menjadi pondasi yang harus kita jaga, bahkan dikembangkan lebih luas lagi,”ungkap politisi dari PDI Perjuangan tersebut.
Ia menambahkan, salah satu strategi penting untuk mempercepat pembangunan daerah adalah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, menurutnya, peningkatan pendapatan harus dibarengi dengan pengelolaan yang cermat dan berpihak pada rakyat.
“Yang utama bukan hanya peningkatan PAD-nya, tapi bagaimana pengelolaannya dilakukan dengan terencana, transparan, dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang masuk harus bisa dikembalikan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat,”jelasnya.
Samsun juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya terbatas pada proyek fisik seperti jalan dan bangunan, tetapi harus mencakup penguatan layanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan dan kesehatan.
“Kita tidak bisa hanya fokus pada betonisasi. Pelayanan pendidikan yang berkualitas, fasilitas kesehatan yang mudah diakses, serta program-program sosial juga harus menjadi prioritas,”lanjutnya.
Ia turut menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi maupun pusat, agar pengelolaan anggaran menjadi lebih efisien dan pembangunan bisa berjalan tanpa pemborosan.
“Sinergi lintas pemerintahan itu penting, supaya semua kebijakan bisa terintegrasi dan efisien. Jangan sampai PAD besar, tapi manfaatnya tidak dirasakan oleh rakyat,”tegasnya.
Samsun berharap ke depan, kepemimpinan di Kukar dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjalankan pemerintahan yang berkeadilan, berpihak pada kepentingan publik, serta membawa kemajuan merata di seluruh wilayah Kukar.
“Semua potensi yang dimiliki Kukar harus digunakan sebaik mungkin. Kalau dikelola dengan benar, saya yakin Kukar bisa menjadi contoh kemajuan daerah yang ditopang oleh PAD yang kuat dan pembangunan yang merata,”pungkasnya.
Penulis Nisnun Editor Redaksi PN






Users Today : 378
Total Users : 434830
Views Today : 739
Total views : 1491113
Who's Online : 4