PublikNews.co Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono mendorong Pemerintah Provinsi melakukan sinkronisasi kawasan dengan kabupaten dan kota di Kaltim.
Karena menuju swasembada pangan, Kalimantan Timur perlu menata serius kawasannya untuk pertanian dan peternakan.
Agar wilayah-wilayah peternakan bisa terbagi fokusnya sesuai potensi yang ada. Sebab, dalam aturan terbaru kawasan peternakan yang masuk bergabung dengan kawasan pertanian dan perkebunan.
“Khusus kawasan peternakan, pemprov kaltim perlu menata dan menyinkronkan kawasan peternakan, sehingga bisa diketahui, kawasan mana yang bisa dijadikan sebagai pusat sektor peternakan,”ujarnya para Selasa (4/12/2023).
Ia menjelaskan, untuk menyusun kawasan peternakan mestinya disertai rencana jangka panjang untuk ciptakan kawasan peternakan berkelanjutan. Karena, kemungkinan adanya 7 wilayah proyeksi peternakan yang bakal difokuskan di masing-masing kabupaten dan kota.
“Nanti untuk peternakan ayam ada di Samarinda, kemudian untuk peternakan sapi bakal difokuskan di Berau, Kutai Timur (Kutim), Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser. Lalu untuk peternakan babi ditempatkan di Kutai Barat (Kubar), jadi kita harus tuntaskan dulu mengenai pembagian wilayah terkait fokus kita terhadap kawasan peternakan di Kaltim, jadi istilahnya jangan hanya program saja,”
Harapannya, pemerintah bisa menaruh perhatian terhadap sektor peternakan di Kaltim. Hal tersebut juga sudah disampaikan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim untuk koordinasi lebih lanjut.
Penulis Nur Ainunnisa | Editor Ekanika





Users Today : 419
Total Users : 334059
Views Today : 831
Total views : 1294272
Who's Online : 3