Foto : Bupati Kukar, Edi Damansyah.
PublikNews.co.Kukar – Transformasi digital di sektor pendidikan semakin mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Salah satu terobosan yang dilakukan adalah mengimplementasikan Sekolah Google sebagai bagian dari strategi digitalisasi pendidikan.
Menurut Bupati Kukar, Edi Damansyah, penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan bukan sekadar tren, tetapi sebuah kebutuhan. Digitalisasi pendidikan dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif di era globalisasi.
“Kami tidak hanya ingin mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menyiapkan generasi yang benar-benar siap bersaing di tingkat global,” ungkap Edi dalam pernyataannya pada Jum’at (21/3/2025).
Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan Google, yang bertujuan untuk mengembangkan sistem pembelajaran berbasis teknologi di beberapa sekolah percontohan.
Salah satu keunggulan Sekolah Google adalah sistem pembelajaran yang lebih luas dan tidak terbatas pada kurikulum lokal. Dengan pendekatan ini, siswa bisa mendapatkan akses ke metode pembelajaran yang lebih inovatif.
“Dengan adanya sistem ini, siswa tidak hanya terbatas pada kurikulum lokal, tetapi bisa mengakses pembelajaran dengan perspektif yang lebih luas,” kata Edi.
Selain itu, model pembelajaran ini memungkinkan interaksi yang lebih luas antara siswa, baik dalam lingkup nasional maupun internasional, sehingga memperluas wawasan dan pengalaman belajar mereka.
Evaluasi yang dilakukan oleh tim Google serta Kementerian Pendidikan menunjukkan bahwa sekolah-sekolah yang telah menerapkan sistem ini mengalami peningkatan efektivitas pembelajaran.
Namun, meskipun program ini menunjukkan hasil yang positif, tantangan dalam penerapan digitalisasi pendidikan tetap ada, termasuk kesiapan infrastruktur dan sumber daya tenaga pengajar.
Bupati Edi menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada sekolah percontohan saja, melainkan harus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
“Kami ingin program ini berkembang lebih jauh sehingga semakin banyak sekolah yang bisa merasakan manfaat dari pembelajaran berbasis teknologi,” pungkasnya. (Adv)







Users Today : 71
Total Users : 488812
Views Today : 158
Total views : 1578758
Who's Online : 2