Foto: Kepala SMP Teknologi Tenggarong, Muhammad Ridwan.
Publiknews.co, Kutai Kartanegara– SMP Teknologi Tenggarong terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Salah satu upaya yang kini tengah didorong adalah pembangunan jalan penghubung menuju tiga ruang kelas di area bawah sekolah yang dirancang menjadi pusat kegiatan belajar-mengajar.
Kepala SMP Teknologi Tenggarong, Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa proposal pembangunan jalan tersebut telah diajukan ke pemerintah daerah.
Menurutnya, akses yang memadai akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta efektivitas proses belajar.
“Harapannya jalan itu bisa segera dibangun agar siswa dan guru bisa menjangkau ruang bawah dengan aman dan mudah. Seluruh kegiatan belajar nantinya akan dipusatkan di sana,” ucapnya, Selasa (5/8/2025).
Dengan dipindahkannya aktivitas belajar ke gedung bawah, sekolah berencana mengubah fungsi gedung utama yang selama ini digunakan sebagai ruang kelas. Rencana tersebut mencakup penggunaan gedung utama untuk laboratorium praktik, ruang kepala sekolah, serta ruang guru.
Ridwan menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pengembangan jangka panjang yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih baik. Saat ini, proses pengajuan masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur sekolah swasta perlu mendapat perhatian yang sama dari pemerintah, mengingat perannya yang signifikan dalam mencetak generasi muda berkualitas.
Ia juga menyampaikan bahwa peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan sekolah swasta, baik dari segi kebijakan maupun pembinaan secara berkelanjutan.
“Sekolah swasta juga bagian dari pilar pendidikan di Kukar. Kami berharap ada dukungan nyata agar kualitas pendidikan terus meningkat,” jelas Ridwan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SMP Teknologi Tenggarong tetap berkomitmen mendukung visi pendidikan daerah, meskipun berstatus swasta.
Menurutnya, tidak ada perbedaan dalam misi utama dunia pendidikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami tetap berkontribusi penuh untuk mendidik anak-anak di Kukar. Karena itu, kami ingin pemerintah hadir dan memberikan perhatian dalam pengembangan mutu pendidikan, tanpa membeda-bedakan status sekolah,” tutupnya. (Adv)








Users Today : 432
Total Users : 516154
Views Today : 696
Total views : 1629118
Who's Online : 5