• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

10 Solusi Nursobah, Terkait Penolakannya Terhadap Kenaikan BBM

Redaksi by Redaksi
September 27, 2022
in Advetorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
0 0
0
10 Solusi Nursobah, Terkait Penolakannya Terhadap Kenaikan BBM
Bagikan

PUBIIKNEWS.CO, SAMARINDA – Nursobah secara tegas menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKS itu, selain menolak kenaikkan harga BBM, dia juga menawarkan 10 solusi kepada pemerintah.

Solusi yang pertama adalah, menggunakan kesempatan penambahan windfall dari perusahaan terkena dampak tak terduga akibar ekspor.

Kedua, menggunakan restrukturisasi pembiayaan IKN. Dimana, beberapa pembiayaan yang dianggap tidak penting, maka perlu segera dilakukan normalisasi. Ketiga, menghitung ulang anggaran pensiun DPR RI.

“Keempat, reduksi struktur gemuk BUMN. Sebab, tidak semua BUMN menguntungkan atau tidak memberikan benefit cukup,” kata Nursobah.

Kelima, mengurangi belanja infrastruktur. Ini merupakan upaya mengurangi beban berat APBN dan perlu dipertimbangkan.

Yang keenam, memanfaatkan kenaikkan harga batubara sebagai added value untuk BBM. Sebab harga batubara mengalami peningkatan, sementara harga BBM dunia saat ini mengalami penurunan.

Ketujuh, kata dia,  fokus penguatan UMKM, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian pemerintah. Kedelapan, mengambil kendali harga normal, sehingga jangka pendeiknya pemerintah melakukan regulasi ulang seluruh bahan pokok.

Kesembilan, memberikan jaminan kesehatan murah, walupun tidak harus gratis.

Terakhir atau kesepuluh,  jaminan beasiswa pendidikan murah untuk warga dengan memberikan fasilitas ruang belajar yang dianggap tidak mencukupi.

 

— Penulis: Eka.

Post Views: 326
Previous Post

DPRD Samarinda Masih Menunggu, Pemkot Belum Serahkan Draf Perda RTRW

Next Post

Anggaran Belum Siap, Reses DPRD Samarinda Baru Mulai Awal Oktober

Redaksi

Redaksi

Next Post
DPRD Kota Samarinda Persiapkan Tiga Program Dengan Kesiapan Yang Matang.

Anggaran Belum Siap, Reses DPRD Samarinda Baru Mulai Awal Oktober

Sosial Media

Statistik Pengunjung

526367
Users Today : 134
Total Users : 494258
Views Today : 231
Total views : 1589789
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.217.151
Server Time : 2026-09-07
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In