Foto: Ist
Publiknews.co Samarinda – Pantai Pasir Putih di Desa Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menawarkan keindahan alam yang masih alami dengan hamparan pasir putih bersih yang berpadu dengan hutan mangrove di sekitarnya.
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Paser, pantai ini menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang dan indah.
Desa Pasir Mayang tidak hanya dikenal karena pantainya, tetapi juga kekayaan budaya dan sejarahnya.
Di desa ini terdapat Makam Buara Daya dan Makam Syekh Abdul Rahman, seorang tokoh penyebar Islam pertama di wilayah Paser.
Selain itu, masyarakat desa yang mayoritas berasal dari suku Bajo juga menjaga tradisi melalui kerajinan kapal tradisional dan produk olahan khas seperti petis, kerupuk, ronto, ikan kering, dan amplang.
Pantai ini dapat diakses dengan mudah, baik melalui jalur darat dari ibu kota Kabupaten Paser, Tanah Grogot, yang memakan waktu sekitar satu jam, maupun jalur laut dengan perjalanan singkat sekitar 20 menit dari Pelabuhan Pondong.
Fasilitas yang tersedia di kawasan ini cukup memadai, termasuk tempat makan, musholla, kamar mandi umum, dan area swafoto.
Sebagai destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan budaya lokal, Pantai Pasir Putih Desa Pasir Mayang menjadi pilihan tepat untuk wisatawan yang ingin menikmati pesona Kalimantan Timur sambil mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat Paser.
Tempat ini juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai aset pariwisata strategis di kawasan ini.
Penulis Ainunnisa | Editor: Ahmadi








Users Today : 834
Total Users : 429781
Views Today : 1362
Total views : 1482678
Who's Online : 5