Foto: Ist
Publiknews.co Samarinda – Museum Sadurengas, yang terletak di Desa Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang penting.
Bangunan ini awalnya adalah istana Kesultanan Paser, didirikan pada abad ke-19, dan kini menjadi tempat pelestarian budaya serta bukti sejarah Kesultanan Paser.
Bangunan museum ini memiliki arsitektur rumah panggung tradisional khas Kalimantan yang terbuat dari kayu ulin dan kayu kawi.
Berbagai ornamen di dalamnya mencerminkan perpaduan budaya lokal, Jawa, Eropa, dan Timur Tengah.
Museum ini menawarkan lebih dari 150 koleksi benda kuno, termasuk guci dari Dinasti Yuan (abad ke-12-13), keris, mandau, Alquran tulisan tangan, dan pakaian adat Kesultanan Paser.
Salah satu koleksi uniknya adalah kerangka ikan paus sepanjang 12 meter, yang menambah daya tarik museum ini. Koleksi-koleksi tersebut sebagian besar merupakan hibah dari ahli waris keluarga Kesultanan Paser.
Sebagai cagar budaya nasional, Museum Sadurengas memiliki fungsi edukasi sekaligus rekreasi.
Museum ini buka dari Senin hingga Kamis, serta Sabtu dan Minggu, dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 16.00. Pengunjung dapat menjangkau lokasi ini dengan perjalanan sekitar 6 kilometer dari Kota Tanah Grogot atau 178 kilometer dari Balikpapan.
Museum ini tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah Kesultanan Paser tetapi juga sebagai pusat pembelajaran budaya bagi generasi muda dan wisatawan dari berbagai daerah.
Dengan pengelolaan yang baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, Museum Sadurengas terus menjadi simbol kebanggaan masyarakat lokal dan aset berharga bagi Kalimantan Timur.
Penulis Ainunnisa | Editor: Ahmadi








Users Today : 834
Total Users : 429781
Views Today : 1361
Total views : 1482677
Who's Online : 5