Publiknews.co Samarinda — Komisi III DPRD Samarinda memberikan perhatian serius terhadap alokasi anggaran besar dalam pembangunan Driving Range Golf di kawasan GOR Segiri, khususnya terkait pengadaan sistem digital asal Korea Selatan.
Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa sekitar 45 persen dari total anggaran tahap kedua sebesar Rp33 miliar dialokasikan untuk pembelian perangkat sistem layanan golf berbasis teknologi digital.
“Sebagian besar anggaran digunakan untuk sistem layanan golf ini. Informasinya, paket perangkat dan sistem ini merupakan produk dari Korea yang juga dipakai di Lapangan Golf Arjuna dan Dago,” ujar Deni, Selasa (22/7/2025).
Sistem tersebut, yang mencakup fitur pencatatan skor, sistem penjadwalan, hingga perlengkapan pendukung operasional lainnya, dibeli secara langsung tanpa perjanjian layanan purna jual atau kontrak pemeliharaan tahunan.
Deni menilai keputusan itu memang dapat mengurangi beban biaya rutin, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan kendala jika tidak diikuti dengan rencana perawatan jangka panjang yang terstruktur.
“Memang, pembelian dilakukan satu kali tanpa kewajiban membayar biaya operasional tahunan ke penyedia. Tetapi justru ini menjadi tantangan ke depan, bagaimana memastikan sistem tersebut tetap terawat dan berfungsi optimal,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan yang profesional agar fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pendapatan daerah.
“Jangan sampai fasilitas sebesar ini rusak hanya karena salah kelola. Ini merupakan aset penting bagi kota dan harus dikelola secara profesional,” tegasnya.
Menurut jadwal, pekerjaan tahap kedua pembangunan Driving Range ini ditargetkan selesai pada November 2025. Sementara itu, seluruh perangkat sistem digital dari Korea telah tiba di Samarinda dan siap untuk dipasang.
Penulis Nisnun Editor Redaksi






Users Today : 731
Total Users : 515625
Views Today : 972
Total views : 1628278
Who's Online : 5