• Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
PublikNews.co
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional
No Result
View All Result
PublikNews.co
No Result
View All Result
Home Advetorial

Guntur Usulkan Festival Jembayan Kampung Tuha Ditetapkan Sebagai Agenda Budaya Resmi Kalimantan Timur

Redaksi by Redaksi
Juli 21, 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM, Kaltim
0 0
0
Guntur Usulkan Festival Jembayan Kampung Tuha Ditetapkan Sebagai Agenda Budaya Resmi Kalimantan Timur
Bagikan

Publiknews.co, Samarinda — Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Guntur, mendorong agar Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) di Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, diakui secara resmi sebagai agenda budaya provinsi.

Ia menilai festival tersebut memiliki nilai sejarah dan sosial yang patut didukung oleh pemerintah daerah.

“Festival ini bukan sekadar hiburan rakyat. Di dalamnya terkandung nilai sejarah, tradisi ziarah leluhur, serta semangat gotong royong masyarakat Jembayan yang masih terpelihara. Ini bagian dari identitas budaya yang patut dijaga dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” ujar Guntur, Senin (21/7/2025).

Sebagai legislator dari Dapil Kukar, Guntur melihat keberlangsungan FJKT yang sudah berlangsung enam tahun berturut-turut sebagai bukti nyata adanya kesadaran budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Namun, menurutnya, kesinambungan festival itu memerlukan dukungan kelembagaan, pendanaan, dan promosi dari pemerintah agar tidak hanya bergantung pada swadaya masyarakat.

“Kegiatan semacam ini tak bisa selamanya hanya mengandalkan inisiatif warga. Pemerintah harus hadir. Jika memang ada keseriusan dalam mengembangkan pariwisata berbasis tradisi lokal, FJKT layak dijadikan contoh nyata bagaimana sebuah kegiatan tumbuh dari masyarakat,” ungkapnya.

Guntur juga memberikan apresiasi terhadap kekhasan FJKT, terutama prosesi ziarah makam leluhur (ma’am leluhur) yang menjadi bagian penting dari peringatan hari jadi desa.

Baginya, unsur spiritual dan nilai sejarah yang terkandung dalam festival ini merupakan media refleksi sekaligus pembelajaran bagi generasi muda.

“Kita butuh lebih banyak ruang seperti ini, tempat di mana anak-anak muda bisa mengenali asal-usulnya, memahami nilai yang diwariskan leluhurnya. Ini bukan sekadar acara budaya, tapi investasi sosial yang jauh lebih berharga,” jelasnya.

Ia juga menilai festival ini mampu menjadi sarana membangkitkan kembali semangat gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat modern.

“Gotong royong merupakan jiwa masyarakat desa. FJKT bisa menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali nilai tersebut. Namun, tanpa dukungan kebijakan dan perhatian serius dari pemerintah, semangat ini akan sulit bertahan,” imbuhnya.

Gelaran FJKT tahun ini kembali diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara adat, pertunjukan seni, kegiatan sosial, hingga napak tilas sejarah desa.

Rangkaian acara tersebut menjadi ajang masyarakat menegaskan identitas mereka sebagai bagian dari khazanah budaya Kutai.

Guntur berharap festival ini tidak lagi dipandang sebatas perhelatan lokal, melainkan menjadi aset budaya yang diakui secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kalau serius ingin mengembangkan pariwisata yang berakar kuat, mulailah dari budaya lokal. Festival seperti ini punya potensi besar menjadi ikon budaya Kalimantan Timur, asal dikelola dengan sungguh-sungguh,” tutupnya.

Penulis Nisnun Editor Redaksi

Post Views: 121
Previous Post

Sigit Soroti Diskriminasi Pelayanan BPJS: Pemerintah Diminta Tidak Sekadar Bangga Anggaran

Next Post

DPRD Kaltim Minta Reformasi Tata Kelola Tambang: Infrastruktur Rusak, Lubang Tambang Telan Korban

Redaksi

Redaksi

Next Post
DPRD Kaltim Minta Reformasi Tata Kelola Tambang: Infrastruktur Rusak, Lubang Tambang Telan Korban

DPRD Kaltim Minta Reformasi Tata Kelola Tambang: Infrastruktur Rusak, Lubang Tambang Telan Korban

Sosial Media

Statistik Pengunjung

546726
Users Today : 586
Total Users : 514617
Views Today : 781
Total views : 1626917
Who's Online : 5
Your IP Address : 216.73.217.64
Server Time : 2026-10-11
PublikNews.co

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi

PT. PUTRA BORERO INDAH BERJAYA

No Result
View All Result
  • Politik
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • KPU Samarinda
    • KPU Kaltim
  • Pendidikan
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Dispora Kaltim
    • Disdik Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
  • Kaltara
  • Ragam
    • Olah Raga
    • Nasional
  • Advetorial
  • Nasional

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In