Publiknews.co Samarinda – Rencana penurunan klasifikasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK.
Ia menilai situasi ini mencerminkan kurangnya kepekaan pemerintah daerah dalam menangani persoalan rumah sakit.
“Saya sangat menyesalkan, persoalan rumah sakit ini tidak mendapat penanganan yang benar-benar serius. Padahal semangat kita membangun fasilitas kesehatan selama ini sangat tinggi,” ujarnya.
Makmur mengungkapkan, pada masa kepemimpinannya sebagai Bupati Berau periode 2005–2015, evaluasi terhadap kondisi rumah sakit dilakukan secara rutin melalui rapat koordinasi.
Menurutnya, ancaman penurunan status hingga tipe D seharusnya dapat dicegah sejak dini.
“Pertanyaannya sederhana, apa yang menjadi masalah sampai rumah sakit bisa terancam turun menjadi tipe D? Pertanyaan ini harus dijawab dengan keseriusan,” tegasnya.
Ia juga mengkritik kebijakan pembangunan rumah sakit baru di Kecamatan Tanjung Redeb, sementara RSUD dr Abdul Rivai yang berada di wilayah yang sama masih mengalami kekurangan tenaga medis, khususnya dokter.
Makmur mengingatkan agar rencana pengembangan layanan kesehatan tidak dilakukan secara tergesa-gesa.
Ia menilai pembangunan RS di Jalan Sultan Agung juga memerlukan pertimbangan matang.
“Kalau tenaga medis dari RSUD Abdul Rivai akan dipindahkan ke rumah sakit baru, lebih baik dijadikan satu sistem pelayanan. Tetapi jika ingin mengoperasikan dua rumah sakit, keduanya harus berjalan secara maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila rumah sakit baru tersebut direncanakan menjadi tipe B, maka perlu memenuhi persyaratan minimal 200–300 tempat tidur.
Selain itu, rumah sakit tipe B hanya dapat dikelola oleh pemerintah provinsi, bukan kabupaten.
“Yang satu saja tenaga dokternya belum mencukupi, apalagi kalau harus mengelola dua rumah sakit. Saya berharap ada kebijakan yang jelas, terarah, dan saling mendukung,” pungkasnya.
(advdprdkaltim)







Users Today : 414
Total Users : 441014
Views Today : 791
Total views : 1500817
Who's Online : 2