Publiknews. Co -Samarinda- Antrian yang cukup panjang membuat banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan Umrah dan Haji (UMH). Anggota Komisi IV DPRD Prov. Kaltim Rusman Ya’qub akan sampaikan keluhan tersebut.
Selain hadirnya wacana kenaikkan biaya UMH, pelayanan UMH juga perlu di tingkatkan kembali, salah satunya dengan meninjau kembali proses antrian pemberangkatan UMH. Antrian keberangkatan UMH yang sangat lama, bahkan sampai 20 tahun lamanya, membuat Rusman Ya’qub merasa hal ini perlu di tinjau kembali.
Menurut Rusman, hal ini adalah upaya untuk memperbaiki pelayanan ibadah UMH bagi masyarakat muslim, serta dapat mempermudah masyarakat Muslim dalam melakukan ibadah.
“Selain kenaikan biaya UMH itu, kita juga pinta untuk pemerintah untuk perbaikan layanan, terutama soal daftar waiting list, terutama yang berangkat,” ucap Rusman.
Hal ini tentu dengan alasan, banyaknya masyarakat yang berada di usia cukup tua, masih menunggu antrian yang cukup lama.
“Soalnya kan banyak juga masyarakat-masyarakat kita yang usianya juga menjadi pertimbangkan untuk segera di berangkatkan,” singgungnya.
Untuk itu, ia dan Fraksi PPP di DPRD Kaltim akan menyampaikan hal tersebut pada DPR-RI dan Kementrian Agama, sebagai lembaga yang juga berfokus pada Umrah dan Haji.
Kalau itu kebijakan di DPR-RI, tapi yang jelas kita akan dorong. Terutama fraksi saya, kita pastinya akan mendorong untuk tidak dilakukan wacana penaikkan biaya UMH,
(Rid/DPRD Kaltim).






Users Today : 839
Total Users : 497217
Views Today : 1255
Total views : 1594601
Who's Online : 6