Foto: Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji (dok.Publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi fenomena kemarau basah.
Berdasarkan prediksi BMKG, meski sudah memasuki musim kemarau, curah hujan di tahun ini diperkirakan tetap tinggi.
Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, menyampaikan bahwa musim penghujan kemungkinan akan datang lebih cepat dari biasanya. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banjir dan longsor menjadi bencana yang paling sering terjadi di sejumlah kecamatan.
“Memasuki bulan ini intensitas hujan mulai meningkat. Kita harus bersiap, baik dalam penanganan maupun upaya meminimalisir dampaknya. Apalagi tahun ini diperkirakan curah hujan akan lebih tinggi dari biasanya,” ujarnya usai apel simulasi kluster logistik penanggulangan bencana di Halaman BPBD Kukar, Jumat (3/10/2025).
Sebagai langkah awal, Bupati Kukar telah menginstruksikan pemerintah kecamatan agar segera mengidentifikasi wilayah rawan banjir. Tindakan ini penting untuk memastikan upaya pencegahan dilakukan sejak dini.
“Mulai dari membersihkan parit, saluran air, hingga penanganan drainase di titik rawan harus dilakukan. Minimal genangan air bisa dikurangi,” terang Setianto.
Terakhir, kata Dia langkah mitigasi jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan penanganan setelah bencana terjadi. Karena itu, BPBD Kukar akan memperkuat koordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.
“BPBD akan bersinergi dengan OPD teknis seperti DLHK, PUPR, Perkim, serta pemerintah kecamatan untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan,” pungkasnya. (Adv/Nr)






Users Today : 52
Total Users : 466930
Views Today : 199
Total views : 1542944
Who's Online : 3