Foto: Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Ahmad Nurkhalis
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Peran kepala sekolah dan guru dinilai sangat penting dalam memajukan pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar mendorong agar keduanya bisa saling mendukung untuk membawa perubahan di sekolah.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, mengatakan bahwa kepala sekolah harus mampu menjadi motor penggerak di sekolah. Sementara itu, guru adalah penggerak utama dalam mendidik dan membimbing siswa.
“Guru senior punya pengalaman dan kearifan dalam mendidik, sedangkan guru muda diharapkan bisa lebih cepat beradaptasi dengan teknologi. Kalau keduanya bisa saling melengkapi, pendidikan akan lebih baik,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).
Ia menjelaskan, kombinasi pengalaman guru senior dengan semangat dan kreativitas guru muda bisa menciptakan suasana belajar yang lebih menarik. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter dan semangat belajar yang kuat.
Untuk mendukung itu, Disdikbud Kukar telah membagikan alat bantu belajar literasi dan numerasi ke sekitar 200 sekolah. Media permainan ini diharapkan benar-benar digunakan dalam proses belajar, bukan sekadar dipajang.
“Sudah ada pelatihan juga untuk guru agar mereka bisa memanfaatkan alat bantu ini dengan maksimal. Nantinya program ini akan terus diperluas ke sekolah lain,” tambahnya.
Agar lebih menarik, Disdikbud juga berencana mengadakan lomba pemanfaatan alat bantu belajar. Melalui lomba ini, bisa terlihat sejauh mana guru dan siswa benar-benar menggunakannya untuk mendukung pembelajaran.
“Lomba ini bisa jadi cara untuk mengukur kreativitas sekolah sekaligus membuat anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.
Kemajuan pendidikan dalam hal ini tidak bisa dilepaskan dari kerja sama semua pihak. Kepala sekolah, guru senior, guru muda, hingga pemerintah daerah perlu berjalan bersama dengan tujuan yang sama.
“Kami ingin sekolah di Kukar jadi tempat belajar yang menyenangkan, di mana anak-anak tumbuh semangat, guru bisa berkreasi, dan kepala sekolah memimpin dengan hati,” tutup Nurkhalis. (Adv/Nr)








Users Today : 265
Total Users : 491358
Views Today : 591
Total views : 1583832
Who's Online : 1