Foto: Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto bersama, Bunda PAUD Kukar, Andi Deezka Pravidhia Aulia dan Pemerintah Kecamatan saat sosialisasi program PAUD di Muara Wis (dok.publiknews)
Publiknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi program PAUD di tingkat kecamatan.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi dari wajib belajar 13 tahun yang tengah dicanangkan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan program PAUD kepada seluruh stakeholder di tingkat kecamatan,” ujarnya saat kegiatan berlangsung pada Kamis (23/10/2025).
Sosialisasi tersebut diikuti oleh beragam peserta, mulai dari orang tua, guru, kepala sekolah, bunda PAUD, hingga berbagai unsur masyarakat yang berperan dalam mendukung pendidikan dasar di wilayah masing-masing.
Fokus utama kegiatan ini, lanjut Pujianto, adalah untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti program wajib belajar 13 tahun, di mana satu tahun pertama dimulai dari PAUD.
Pendidikan anak usia dini dipandang sebagai masa krusial dalam membentuk karakter, kemampuan dasar, dan kesiapan anak untuk jenjang berikutnya.
Selain itu, program wajib belajar juga diarahkan kepada anak-anak usia sekolah yang saat ini belum terdaftar di satuan pendidikan mana pun. Disdikbud Kukar terus berupaya agar tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.
“Dalam semangat tersebut, kami berharap seluruh pihak, terutama kepala desa dan lurah, dapat berperan aktif mendorong warganya agar anak-anak bisa menyelesaikan pendidikan minimal sampai tingkat SMA,” tegas Pujianto.
Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan program wajib belajar 13 tahun tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh peran kolaboratif masyarakat.
Terlebih dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya.
“Harapan kami, kesadaran pendidikan ini menjadi gerakan bersama. Jika anak-anak kita mendapat akses belajar yang baik sejak PAUD, maka masa depan Kutai Kartanegara akan lebih cerah,” pungkasnya. (Adv/Nr)






Users Today : 1189
Total Users : 405734
Views Today : 1851
Total views : 1435689
Who's Online : 11